Ada yang tersebut Bilang Main Saham Haram, Begini Faktanya

Bisnis73 Dilihat

IDN Bisnis Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mencoba mengundang rakyat untuk berinvestasi pada lingkungan ekonomi modal Indonesia. Saat ini pun jumlah total penanam modal terus meningkat jumlahnya.

Meski demikian masih ada dari penduduk yang dimaksud berpandangan pembangunan ekonomi saham adalah hal yang digunakan haram. Lantas bagaimana faktanya?

“Masih sejumlah warga yang digunakan menilai pembangunan ekonomi pada pangsa modal itu haram,” kata Direktur Pengembangunan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik di area DKI Jakarta seperti disitir hari terakhir pekan (26/1/2024).

Padahal kata beliau pada waktu ini telah ada fatwa MUI terkait investasi, setidaknya menurut beliau ada 26 fatwa terkait hal ini.

“Sehingga kami jelaskan ada 26 fatwa MUI terkait Pasar Modal juga 11 POJK tentang Pasar Modal Syariah. Jadi lingkungan ekonomi modal itu telah memenuhi kaidah syariah secara end to end,” jelas dia.

Pandangan negatif lainnya lanjut beliau masih sejumlah warga menilai penanaman modal di area bursa modal hanya saja untuk orang kaya.

“Padahal untuk penanaman modal saham dapat dimulai dengan modal Rp20 ribu hingga Rp50 ribu saja,” tutur dia.

Selain itu, lanjut dia, banyak yang mana berpandangan, pembangunan ekonomi pada bursa modal tergolong rumit kemudian sulit.

”Untuk pandangan itu, kami bekerjasama dengan sekuritas melakukan sekolah pangsa modal serta sosialisasi lingkungan ekonomi modal,” urai dia.

Terakhir, Jeffrey bilang, warga berpersepsi bahwa pembangunan ekonomi dalam lingkungan ekonomi modal tergolong beresiko tinggi.

“Mungkin terakhir resikonya cukup tinggi,” katanya.

Dari catatan BEI ketika ini total pemodal pangsa modal Indonesia masih berpeluang berkembang pesat dibandingkan dengan jumlah total ketika ini yang digunakan telah terjadi mencapai 12,19 jt Single Pemodal Identification (SID).

Jumlah penanam modal pangsa modal Indonesia ini telah terjadi mencapai 3 kali lipat jumlah agregat penduduk Singapura.

Tapi dari sisi persentase hanya saja 5 persen dari total penduduk Indonesia.

“Kalau dari sisi jumlah agregat penanam modal memang sebenarnya sudah ada 3 kali lipat penduduk Singapura, tapi dari sisi persentase belaka 5 persen. Sedangkan penanam modal lingkungan ekonomi modal Singapura sudah 30 persen,” paparnya.

Ia menilai, total pemodal pangsa modal Indonesia dapat mencapai 30 persen dari total penduduk Indonesia dengan persyaratan Ekonomi Nasional Perkapita Indonesia telah lama mencapai belasan ribu dollar Amerika Serikat.

“Nah, Pendapatan Domestik Bruto Setiap Kapita Indonesia tahun 2023 baru USD5.100 per tahun,” kata dia.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *