Airlangga minta penyederhanaan iPubers untuk mudahkan penyaluran pupuk

Bisnis4 Dilihat

IDN Bisnis Jadi, pada prinsipnya kita ingin mempermudah (penyaluran pupuk bersubsidi).

Jakarta – Menteri Koordinator Area Perekonomian Airlangga Hartarto memohonkan sistem tanda tangan digital pada program iPubers disederhanakan, agar memudahkan penyaluran pupuk bersubsidi untuk para petani.

"Karena tidak ada mudah melakukan tanda tangan melalui mesin EDC (Electronic Informasi Capture), oleh sebab itu kita akan melakukan penyederhanaan regulasi," ujar Airlangga ketika konferensi pers Gebyar Diskon Pupuk 2024, di area Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu.

Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa ia memahami sulitnya untuk membubuhkan tanda tangan yang digunakan sebanding persis seperti yang tersebut tertera pada KTP di tempat menghadapi mesin EDC.

Padahal, setiap kali melakukan penebusan pupuk bersubsidi, para petani diwajibkan untuk melakukan tanda tangan digital pada perangkat lunak i-Pubers melalui mesin tersebut.

iPubers merupakan program yang tersebut dikembangkan oleh Kementerian Pertanian dan juga PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk membantu merekap penyaluran pupuk bersubsidi juga meningkatkan efisiensi pada pemantauan, stok, juga alokasi pupuk bersubsidi.

Oleh dikarenakan itu, ia telah dilakukan meminta-minta Deputi Lingkup Kesepahaman Pangan serta Agribisnis Kemenko Perekonomian Dida Gardera untuk berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian mengenai hal ini.

Selain menyederhanakan regulasi mengenai tanda tangan, pemerintah pun memperbolehkan penduduk untuk menggunakan KTP sebagai ganti Kartu Tani sebagai sarana identifikasi diri pada waktu menebus jatah pupuk bersubsidi.

Hal ini dikarenakan berbagai laporan dari para petani bahwa merekan lupa akan nomor PIN Kartu Tani mereka, seperti yang mana dikeluhkan para petani yang dimaksud hadir di acara Gebyar Diskon Pupuk 2024 tersebut.

"Tadi ada permintaan dari petani bahwa cukup pakai KTP (untuk menebus pupuk bersubsidi) serta pemerintah bisa saja menerima permintaan itu," katanya pula.

Airlangga juga menuturkan bahwa para penerima bantuan boleh diwakili oleh orang lain ketika mengambil jatah pupuk bersubsidi apabila berhalangan hadir. Namun, orang yang mewakilkan wajib menghadirkan surat kuasa dari penerima bantuan.

"Jadi, pada prinsipnya kita ingin mempermudah (penyaluran pupuk bersubsidi)," kata beliau lagi.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *