Alasan Timnas Vietnam Batal Pecat Philippe Troussier

Berita Olahraga61 Dilihat

IDN Bisnis Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) nampaknya masih menyimpan trauma yang mana mendalam mengenai pemecatan pembimbing kelompok nasional. Karena itu, VFF menolak untuk menirukan jejak Korea Selatan yang dimaksud memutuskan kontrak Juergen Klinsmann.

Pada awal tahun 2023, Federasi Sepak Bola Korea (KFA) menunjuk Klinsmann dengan kontrak tambahan dari 3 tahun. Targetnya, meraih kemenangan tiket ke Piala Bumi 2026 kemudian kemudian mencapai prestasi di tempat putaran final.

Namun takdir berkata lain. Pelatih selama Jerman itu ternyata cuma bertahan pada waktu 12 bulan, sebelum akhirnya kedua belah pihak memutuskan berpisah. Kegagalan di tempat Piala Asia 2023 menjadi salah satu faktor Klinsmann kehilangan pekerjaan.

Setelah berdiskusi, KFA memutuskan mengeluarkan ahli Klinsmann. Namun, ini juga berarti bahwa mereka itu harus mengeluarkan sebagian besar uang untuk mengkompensasinya. Menurut informasi awal, KFA harus mengeluarkan dana senilai USD7,5 jt atau sekira Rp117 miliar. Jumlah kompensasi ini termasuk pendapatan sisa 2 tahun kontrak ahli Klinsmann serta biaya penalti berdasarkan ketentuan lainnya.

Jumlah yang disebutkan bukanlah total yang digunakan sedikit, setara dengan sekitar 8-20 persen anggaran operasional KFA pada tahun anggaran 2024. Namun, Presiden KFA Chung Mong-gyu tampak tak terlalu khawatir dengan kompensasi tersebut.

“Federasi Sepak Bola Korea sedang melakukan diskusi menyeluruh juga berbicara dengan pengacara dari pihak-pihak yang tersebut terlibat. Jika jumlah agregat kompensasi terlalu besar, saya mempertimbangkan untuk mengeluarkan uang saya sendiri untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Kami belum membicarakan permasalahan ini, KFA akan berdiskusi dan juga bernegosiasi untuk menangani semuanya,” ujar Chung Mong-gyu disitir dari Soha, Hari Sabtu (17/2/2024).

Trauma Pecat Pelatih Tim Nasional

Klinsmann merupakan satu dari empat instruktur yang kehilangan pekerjaannya usai Piala Asia 2023, pasca pembimbing kelompok Oman, China, dan juga Bahrain. Ini adalah semua adalah regu yang dimaksud tak mendapatkan hasil yang digunakan diharapkan di tempat Piala Asia 2023. Tapi kenapa VFF tiada melakukan tindakan yang dimaksud sebanding seperti keempat federasi sepak bola tersebut?

Padahal jikalau mengamati perjalanan Philippe Troussier di mengawasi pasukan Vietnam di tempat Piala Asia 2023 terbilang kurang begitu mencolok. Mereka gagal mengamankan poin usai menelan tiga kekalahan pada fase grup.

Namun di jumpa media beberapa waktu lalu, Sekretaris Jenderal VFF Duong Nghiep Khoi menegaskan: “Sayalah yang mana melakukan penandatanganan kontrak dengannya. Setiap kontrak mempunyai persyaratan, peraturan, tanggung jawab dengan tujuan. Namun yang dimaksud lebih lanjut penting adalah kesabaran dengan pelatih, kepercayaan juga dukungan untuk pelatih.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *