Analis minta penanam modal cermati aliran dana asing di dalam IHSG pekan ini

Bursa25 Dilihat

Jumlah outflow yang dilaksanakan pemodal asing dalam IHSG yang digunakan sebesar ini kemudian diwujudkan secara konsisten setiap minggunya merupakan hal yang tersebut jarang terjadi dan juga anomali. Berkaca dari catatan sebelumnya, bahwa outflow asing dalam IHSG yang tersebut besar selanjutnya d

Jakarta – Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT) Dimas Krisna Ramadhani menyampaikan, pelaku pangsa harus memperhatikan aliran dana asing ke Angka Harga Saham Gabungan (IHSG) selama pekan ini.

Dalam sepekan terakhir, Ia menjelaskan dana asing mencatatkan outflow di dalam pangsa reguler senilai Rp254 miliar, dan juga di sebulan jumlah keseluruhan aliran dana asing yang mana pergi dari dari IHSG mencapai Rp13,2 triliun.

"Jumlah outflow yang dijalankan pemodal asing pada IHSG yang sebesar ini serta direalisasikan secara konsentris setiap minggunya merupakan hal yang tersebut jarang berlangsung dan juga anomali. Berkaca dari catatan sebelumnya, bahwa outflow asing dalam IHSG yang tersebut besar selanjutnya disusul dengan koreksi market yang dalam,” ujar Dimas ke Jakarta, Senin.

Ia melanjutkan, aliran dana asing yang mana meninggalkan dari IHSG bukanlah tanpa alasan, meninjau dari kinerja IHSG secara year to date (ytd) dibandingkan dengan indeks S&P 500 di Amerika Serikat (AS) yang digunakan berubah menjadi acuan indeks global.

Adapun, kinerja IHSG melemah 0,69 persen (ytd), atau terpencil berada dalam bawah indeks S&P 500 yang mana meningkat 11,85 persen (ytd).

"Hal ini menghasilkan aliran dana pergi dari dari indeks saham negara tumbuh serta menaruh pada indeks saham negara forward yang mempunyai risiko yang mana lebih tinggi kecil. Anomali berikutnya adalah risiko yang dimaksud kecil, seharusnya diiringi dengan reward yang digunakan kecil. Namun, fakta yang digunakan pada waktu ini sedang muncul rupanya tak demikian," ujar Dimas.

Selain itu, Dimas menjelaskan, pelaku bursa juga diperlukan memperhatikan dua sentimen lain selama pekan ini, yaitu pengumuman rebalancing indeks serta data Ukuran Harga Belanja Personal Inti (Core PCE) Amerika Serikat periode April 2024.

Terkait sentimen pengumuman rebalancing indeks, Ia menjelaskan pada Hari Sabtu (25/5) terdapat pengumuman rebalancing indeks FTSE, yang dimaksud mana BREN yang mana merupakan saham dengan kapitalisasi lingkungan ekonomi terbesar dalam IHSG berhasil masuk pada FTSE Global Equity Index Quarterly periode Juni 2024.

“Masuknya BREN pada indeks bergengsi yang dimaksud akan efektif pada Mulai Pekan 24 Juni 2024. BREN masuk ke di Large Cap Index FTSE,” ujar Dimas.

Sementara itu, Core PCE Amerika Serikat periode April 2024 akan diberitahukan pada Hari Jumat (31/05) mendatang, yang selama ini dijadikan acuan oleh The Fed pada memutuskan tingkat suku bunga.

“Core PCE Negeri Paman Sam diprediksi akan berkembang sebesar 0,3 persen atau identik dengan capaian bulan sebelumnya,” ujar Dimas.

Ia menjelaskan, Core PCE mengukur persentase inovasi nilai barang juga jasa di dalam luar jenis barang makanan serta energi, sehingga memberikan deskripsi yang digunakan tambahan akurat terkait situasi sektor ekonomi dan juga pemuaian ke AS.

“Oleh karenanya, indikator ini berubah jadi salah satu acuan bagi The Fed pada menentukan tindakan tingkat suku bunganya,” ujar Dimas.

 

Artikel ini disadur dari Analis minta investor cermati aliran dana asing di IHSG pekan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *