Bagaimana Hukum Puasa Tetapi Tidak Sahur? Hal ini Penjelasannya

Syariah55 Dilihat

IDN Bisnis Jakarta – Ibadah puasa di dalam bulan Ramadan memerlukan persiapan fisik dan juga mental. Pasalnya, umat Islam yang mana berpuasa harus menahan lapar juga dahaga mulai dari sebelum terbitnya fajar (Imsak atau Subuh) hingga terbenamnya matahari (Magrib) selama beberapa sampai belasan jam sehari. 

Oleh lantaran itu, Rasulullah  SAW pernah bersabda terkait keutamaan sahur sebelum berpuasa yang tersebut artinya, “Makan sahurlah kamu, sesungguhnya pada sahur terdapat keberkahan.” (HR. Al-Bukhari).

Lalu, bagaimana hukum puasa tetapi tidaklah sahur? Berikut ini informasi juga penjelasan lengkapnya. 

Hukum Puasa Tetapi Tidak Sahur

Melansir laman Nahdlatul Ulama (NU), perintah makan sahur tak sampai derajat wajib, tetapi sunah. Sehingga, orang yang mana puasa , tetapi tidak ada makan sahur, maka hukum puasanya masih sah. 

Waktu makan sahur disunahkan mulai dari pertengahan waktu malam hingga waktu fajar. Artinya, apabila sahurnya sebelum pertengahan malam, maka tidaklah dinilai sebagai sahur sebagaimana dijelaskan oleh Sayyid Bakri pada I’anatut Thalibin. 

Selain itu, disunahkan untuk mengakhiri sahur pada waktu mendekati waktu fajar sebagaimana Nabi Muhammad bersabda yang digunakan artinya, “Umatku akan selalu pada kebaikan manakala menyegerakan berbuka puasa kemudian mengakhiri sahur.” (HR. Ahmad) 

Rasulullah SAW ketika berpuasa mengakhiri sahurnya kurang tambahan setara lamanya bacaan 50 ayat Alquran. Jika dihitung dengan satuan menit, maka makan sahur sebaiknya selesai kurang lebih besar 15 menit sebelum fajar. 

Muhammad Zuhri Al-Ghamrawi pada Anwarul Masalik menyebutkan, “Disunahkan makan sahur meskipun sedikit, kemudian yang dimaksud paling utama adalah menundanya selama tak khawatir akan datangnya waktu Subuh.” 

Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung Alamsyah menyatakan nilai sunah sahur bisa jadi sekadar berubah menjadi wajib bagi individu dengan kondisi tertentu. 

Misalnya, seseorang yang dimaksud tak mampu berpuasa kecuali dengan makan sahur , maka hukum sahur yang mana tadinya sunah berubah menjadi wajib. 

Hal itu didasarkan oleh kaidah hukum Islam yang menegaskan, “Sesuatu yang tersebut wajib bukan bisa jadi sempurna dilaksanakan, kecuali dengan adanya sesuatu tadi, maka sesuatu itu juga wajib dilakukan.” 

Mengapa Dianjurkan Mengakhirkan Sahur?

Menurut Pengasuh Madrasah Baca Kitab Muhammad Abror melalui situs NU Online, alasan sahur lebih lanjut utama diakhirkan adalah agar umat Islam yang dimaksud akan berpuasa dan juga mengawaitu waktu Subuh tiba dapat melakukan kegiatan-kegiatan bermanfaat. Ketika mengawaitu Subuh itu bisa jadi digunakan untuk salat sunah, membaca Alquran, atau zikir. 

Imam Bukhari di kitab sahihnya menuliskan satu bab tentang orang yang mana sahur lalu tidaklah tidur sampai waktu Subuh tiba. Salah satu hadisnya mengisahkan Sahl bin Sa’ad. 

Artinya, “Telah menceritakan untuk kami, Ismail bin Abu Uwais, dari saudaranya, dari Sulaiman, dari Abu Hazm, bahwa ia mendengar Sahl bin Sa’ad berkata, ‘Suatu hari aku pernah sahur bersatu keluargaku, lalu aku bersegera agar dapat melaksanakan salat Subuh bersatu Rasulullah’.” 

Selain itu, waktu sahur merupakan waktu terbaik untuk memohon ampunan sebagaimana firman Allah di surah Ali Imran ayat 17 yang artinya, “(Yaitu) orang-orang yang digunakan sabar, yang benar, yang mana taat, yang tersebut menafkahkan hartanya (di jalan Allah), juga yang memohon ampunan di dalam waktu sahur.” 

Waktu sahur juga adalah waktu yang dimaksud tepat untuk berdoa sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang mana artinya:

“Pada setiap malam, Allah turun ke langit, ketika tersisa sepertiga waktu malam terakhir. Allah berfirman, ‘Barangsiapa berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Barangsiapa yang dimaksud memohon kepada-Ku, maka akan Aku beri. Dan barangsiapa yang tersebut bertobat kepada-Ku, maka akan Aku ampuni’.” (HR. Bukhari juga Muslim).

MELYNDA DWI PUSPITA 

Pilihan Editor: 10 Ide Menu Sahur Simpel yang Lezat dan juga Bergizi

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *