Bandara umumkan penutupan simpang jalan buat World Water Diskusi

Bisnis21 Dilihat

Badung – General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan mengumumkan simpang jalan menuju Bandara, tepatnya titik penyeberangan sepeda gowes motor menuju binaan parkir akan ditutup untuk menyokong kelancaran World Water Wadah ke-10.

“Akan dikerjakan penutupan akses persimpangan Jalan Airport Ngurah Rai menuju Kuta melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai hari Senin, 13 Mei 2024, hal ini dijalankan guna mengantisipasi kepadatan sesudah itu lintas ke sekitar Bandara ketika terselenggaranya 10th World Water Wadah tersebut,” kata dia.

Di Wilayah Badung, Jumat, Handy menyampaikan penutupan jalan ini adalah hasil rapat sama-sama seluruh unsur Bandara, ini sebagai antisipasi kepadatan tak lama kemudian lintas pergi dari masuk Bandara selama kegiatan internasional itu.

Diketahui sehari-harinya Jalan Airport Ngurah Rai digunakan oleh kendaraan roda empat dan juga roda dua yang hendak menuju Bandara atau menuju area Kuta.

Ketika tiba dalam persimpangan jalan, kendaraan sepeda gowes motor akan menyeberang ke Jalan Kemayoran menuju binaan parkir, begitu juga kendaraan roda empat yang digunakan hendak ke Kuta melintasi jalan tersebut.

Sementara ketika ada kendaraan yang digunakan menyeberang maka otomatis menghambat kendaraan yang digunakan meninggalkan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, sehingga selama rangkaian World Water Diskusi pengguna jalan dialihkan.

“Dengan ditutupnya akses persimpangan di Jalan Airport Ngurah Rai, maka Jalan Airport Ngurah Rai khusus dilalui kendaraan roda empat sejenis yang akan menuju bandara, alur kendaraan untuk menuju area Kuta dapat melalui Jalan Raya Tuban,” ujar Handy.

Begitu pula bagi kendaraan roda dua, pihak Angkasa Pura I menyarankan melalui Jalan Raya Tuban menuju Jalan Kediri untuk sampai di Jalan Dewi Sartika atau sisi belakang kompleks parkir.

Handy berharap penutupan jalan ini dapat berubah menjadi solusi untuk menurunkan kepadatan yang digunakan kerap terjadi pada titik tersebut, sebab dari rekam jejak selama empat bulan tahun ini belaka sudah ada melayani 7.123.666 penumpang domestik maupun internasional.

“Jika dalam rata-rata, maka di sehari kami melayani 55-60 ribu penumpang per hari, dengan perkiraan terdapat sekitar 20 ribu kendaraan yang tersebut melintas pada Bandara setiap harinya,” sebutnya.

Oleh dikarenakan itu pihak bandara memohon dukungan seluruh pengguna jasa bandara dan juga warga sekitar agak mengikuti pengalihan jalan ini.

“Kami juga mengimbau seluruh pengguna jasa kemudian warga yang dimaksud melintas di area bandara untuk senantiasa memperhatikan rambu-rambu sesudah itu lintas yang tersebut telah terjadi terpasang, kami akan terus mengevaluasi secara berkala melawan efektivitas pengalihan alur kemudian lintas tersebut,” kata Handy.

Artikel ini disadur dari Bandara umumkan penutupan simpang jalan buat World Water Forum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *