Bank Muamalat Lebarkan Bisnis Payroll, Gandeng RS Haji DKI Jakarta

Finansial20 Dilihat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk kembali melebarkan bisnisnya dengan menyasar segmen kegiatan bisnis payroll. Kali ini Bank Muamalat akan menggarap peluang bidang usaha baru sebagai Bank Penyalur Gaji (BPG) untuk Rumah Sakit Haji Jakarta.

Kerja sebanding ini merupakan bagian dari upaya Bank Muamalat yang digunakan memiliki target kelolaan usaha payroll pada tahun 2024 sejumlah 10.000 account payroll ASN serta sekitar 100.000 tabungan dari segmen lain.

Hal ini disampaikan Sekretaris Bank Muamalat Hayunaji belum lama ini, ke mana pihaknya memiliki target perusahaan payroll yang dimaksud dikelola meningkat setiap bulan, seiring dengan perseroan yang dimaksud sudah bekerjasama dengan hampir 700 perusahaan untuk layanan payroll, didominasi swasta.

“Kami akan membidik institusi di dalam segmen ASN, BUMN, rumah sakit, institusi belajar juga perusahaan swasta.” kata pria yang digunakan akrab disapa Iyun.

Tahun ini, Bank Muamalat akan gencar memacu perusahaan payroll. Segmen ini jadi fokus utama seiring ditunjuknya Muamalat sebagai bank penyalur upah bagi ASN oleh pemerintah pada Mei 2023

Di kesempatan yang tersebut berbeda, terkait kerja sebanding dengan RS Haji Jakarta, SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan, kerja sejenis yang disebutkan akan membuka kesempatan perusahaan di layanan lalu penyaluran pembiayaan terhadap para pegawai RS Haji Jakarta, yakni mulai dari pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) hingga pembiayaan multiguna.

Asal tahu aja, kerja sejenis keduanya merupakan tindakan lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman dengan UIN Syarif Hidayatullah beberapa waktu lalu. RS Haji DKI Jakarta sendiri merupakan unit perniagaan ke bawah UIN Syarif Hidayatullah.

“Ruang lingkup kerja mirip ini tiada cuma sebagai BPG, tetapi kami juga membuka kesempatan bagi pegawai RS Haji Ibukota Indonesia untuk mendapatkan prasarana lalu layanan perbankan dalam Bank Muamalat. Selain itu, kami juga terbuka untuk memberikan masukan terkait tata kelola kegiatan bisnis agar ke depannya RS Haji DKI Jakarta dapat semakin berkembang,” ujar Dedy di keterangan resminya, hari terakhir pekan (26/4).

Di samping itu, sebagai bank syariah yang dimaksud dimiliki oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), ke depannya Bank Muamalat lalu RS Haji Ibukota Indonesia juga akan bersinergi untuk memaksimalkan kemungkinan yang mana ada di dalam di habitat haji lalu umrah di Indonesia.

Sebagai informasi, akhir tahun tak lama kemudian Bank Muamalat serta UIN Syarif Hidayatullah menyetujui secara resmi nota kesepahaman di lingkup pendidikan, penelitian, pengabdian untuk penduduk lalu pemanfaatan hasil perbankan syariah.

Kerja sebanding ini ditindaklanjuti dengan kerja mirip konkret antara kedua belah pihak di bentuk pelaksanaan kegiatan sosial antara lain pemeliharaan masjid, pemberian Beasiswa Sarjana Muamalat, apresiasi bagi wisudawan/wati dengan skripsi terbaik dan juga pelatihan kepemimpinan.

UIN Syarif Hidayatullah sendiri sudah pernah lama berubah menjadi klien Bank Muamalat juga sudah menggunakan Cash Management System (CMS) Madina yang dimaksud memberikan layanan proses perbankan secara real time. Layanan ini digunakan oleh UIN Syarif Hidayatullah diantaranya untuk remunerasi pegawai, pembayaran pajak juga pembayaran tagihan BPJS Ketenagakerjaan lalu BPJS Kesehatan.



Artikel ini disadur dari Bank Muamalat Lebarkan Bisnis Payroll, Gandeng RS Haji Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *