Bank Sultra membagikan dividen Rp282 miliar terhadap para pemegang saham

Finansial27 Dilihat

Bank Sultra pada waktu ini terus bertumbuh dengan laba bersih setelahnya pajak tahun buku 2023 mencapai Rp403 miliar.

Kendari – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) atau Bank Sultra membagikan dividen sebesar Rp282 miliar untuk para pemegang saham ketika pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS tahun buku 2023, di Aula Rujab Pemimpin wilayah Sultra.

Direktur Utama (Dirut) Bank Sultra Abdul Latif, pada Kendari Jumat, menyatakan bahwa Bank Sultra ketika ini terus bertumbuh dengan laba bersih setelahnya pajak tahun buku 2023 mencapai Rp403 miliar.

"Meningkat sebesar Rp100 miliar atau 33,23 persen dari tahun buku 2022 sebesar Rp303 miliar," kata Abdul Latif.

Ia menyebutkan bahwa perkembangan laba bersih Bank Sultra didukung oleh ekspansi kredit tahun 2023 mencapai Rp9.007 miliar atau meningkat sebesar Rp668 miliar atau 8,02 persen dari tahun 2022 sebesar Rp8.338 miliar.

"Peningkatan laba Bank Sultra, tentu berdampak pada peningkatan dividen yang dimaksud akan dibagikan untuk pemegang saham. Untuk tahun buku 2023 yang mana akan didistribusikan sebesar Rp282 miliar meningkat sebesar Rp70,4 miliar atau bertambah 33,23 persen dari dividen tahun buku 2022 sebesar Rp212 miliar," ujarnya.

Abdul Latif mengungkapkan bahwa di rangka mengupayakan penghimpunan dana terjangkau dari masyarakat, khususnya tabungan, Bank Sultra terus meningkatkan pembaharuan serta pengembangan item lalu jasa.

"Saat ini juga, Bank Sultra telah dilakukan melengkapi aplikasi mobile Bank Sultra Mobile dengan ciri QRIS yang dimaksud diresmikan pada bulan Oktober 2023," katanya lagi.

Ia menyampaikan bahwa dalam sepanjang tahun 2023, pengguna Bank Sultra Mobile terus mengalami pertumbuhan, pada tahun 2023, berjalan peningkatan pengguna program sebesar 116.58 persen jikalau dibandingkan dengan periode tahun 2022.

"Selain itu, jumlah agregat pengguna Kartu Debit juga menunjukkan tren peningkatan," katanya lagi.

Abful Latif juga menjelaskan bahwa pihaknya juga melengkapi layanan terhadap warga dengan menghadirkan satu unit kantor pusat, satu kantor cabang utama, 15 kantor cabang, tujuh kantor cabang pembantu, 59 kantor fungsional, sembilan payment point, dan juga satu unit mobil kas layanan Bank Sultra.

Untuk mesin ATM & CRM, pada tahun 2023 mencapai 163 unit yang digunakan tersebar pada beberapa Kantor Fakultas Utama/Cabang/Capem/Kantor Praktis di wilayah Sulawesi Tenggara kemudian DKI Jakarta. Serta pada beberapa tempat strategis termasuk ATM Drive Thru di dalam Daerah Perkotaan Kendari.

Ia menambahkan bahwa Bank Sultra sepanjang tahun 2023 berhasil meraih sederet prestasi dan juga penghargaan dari beraneka lembaga, dan juga juga berhasil menyembunyikan tahun 2023 dengan total aset mencapai Rp13,6 triliun.

“Pencapaian kinerja tahun 2023 ini adalah bukti nyata dedikasi kemudian kerja keras seluruh insan Bank Sultra yang digunakan didukung oleh kepercayaan juga dukungan dari para pemangku kepentingan serta masyarakat. Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya terhadap semua pihak yang mana sudah pernah berkontribusi. Saya juga meminta seluruh insan Bank Sultra mari pertahankan semangat ini serta terus bekerja secara profesional, konsisten, lalu berjanji lebih tinggi untuk menjadikan Bank Sultra sebagai bank kebanggaan Sulawesi Tenggara," katanya lagi.

Penjabat (Pj) Pengelola yang dimaksud diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra Asrun Lio mengapresiasi kinerja yang digunakan diberikan seluruh jajaran pengurus Bank Sultra. Sebab, kinerja bank pelat merah yang disebutkan sangat baik sepanjang tahun 2023, yang tersebut terlihat dari peningkatan laba perusahaan.

Menurut Asrun Lio, tren laba Bank Sultra di lima tahun terakhir, menunjukkan peningkatan yang mana konsisten. Hal ini mencerminkan situasi bank yang digunakan baik juga kinerja manajemen berkualitas.

"Prestasi ini tentu patut diberikan apresiasi," ujar Asrun Lio.

Ia mengungkapkan bahwa laba Bank Sultra tentu belaka akan dikembalikan ke daerah, pada bentuk dividen. Kemudian, dividen akan dimasukkan di pendapatan asli tempat (PAD).

Dalam upaya menggerakkan peningkatan dunia usaha daerah, Asrun Lio memohon dukungan penuh dari seluruh pemerintah area terhadap kinerja Bank Sultra. Support ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran Bank Sultra pada perkembangan daerah.

"Saya juga minta para komisaris terus meningkatkan pengawasan, supaya Bank Sultra kekal berada pada jalur kinerja yang tersebut baik. Harapan kami tentu saja, Bank Sultra terus bertumbuh, supaya memberi sumbangan maksimal buat daerah," katanya lagi.

Artikel ini disadur dari Bank Sultra membagikan dividen Rp282 miliar kepada para pemegang saham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *