Bank Yakin Bisa Tampung Lebih Banyak Dana Term Deposit DHE di dalam Tahun Hal ini

Finansial61 Dilihat

IDN Bisnis . Beberapa bank yang mana ditunjuk untuk menampung dana Devisa Hasil Ekspor (DHE) oleh Bank Indonesia (BI) optimis terhadap prospek industri ekspor tahun ini. Sehingga ini akan berdampak pada perkembangan dana term deposit (TD) DHE yang tersebut parkir dalam perbankan.

Maklum saja, menurut data Bank Indonesia (BI) total DHE di instrumen term deposit (TD) valas telah lama masuk sebanyak US$ 2,36 miliar pada akhir tahun 2023 lalu. Namun jikalau dibandingkan dengan data terbaru per Februari 2024, BI mencatat dana DHE yang mana parkir sebanyak US$ 1,95 miliar, yang digunakan mana 98,8% dari para eksportir mayoritas menempatkan dananya dengan jangka waktu tenor 3 bulan. 

Jika dilihat memang sebenarnya jumlah agregat yang disebutkan merosot jikalau dibandingkan akhir tahun 2023 lalu, meskipun total eksportir yang tersebut memarkirkan dananya bertambah menjadi 158 perusahaan dari sebelumnya 156 perusahaan.

Sejalan dengan itu, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, TD valas bank umum mencapai Rupiah 37,28 triliun per Desember 2023. Jumlah ini menurunkan dari Rp42,85 triliun pada Maret 2023 sejak diberlakukannya kebijakan instrumen TD DHE oleh BI.

Sejumlah bank menilai, meskipun konflik Laut Merah memanas lalu telah dilakukan berdampak negatif pada naiknya ongkos logistik hingga 63% untuk Asia-Eropa, namun hal yang disebutkan belum terlalu berdampak signifikan pada ekspor Indonesia. 

Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Agustya Hendy Bernadi menyatakan meskipun kondisi geopolitik yang dimaksud belum berdampak signifkan, namun dapat menjadi salah satu hal yang tersebut diperhatikan. Ini adalah mengingat konflik yang dimaksud dapat memicu fluktuasi harga jual komoditas akibat peningkatan ongkos produksi, melemahnya permintaan kemudian dapat berdampak pada naiknya harga global. 

“Di sisi lain TD valas DHE masih menjadi alternatif para eksportir SDA di menginvestasikan excess dananya sekaligus pemenuhan regulasi selama masa retensi yang dimaksud dipersyaratkan pemerintah,” kata Hendy terhadap Kontan, Kamis (22/2).

Hendy menyampaikan pada tahun 2023 lalu BRI mencatat realiasi nilai TD valas DHE menunjukkan tren peningkatan.

“Realisasi term deposit valas DHE pada BRI sepanjang tahun 2023 mengalami pertumbuhan pada melawan 200%,” katanya.

Sementara itu EVP Corporate Communication & Social Responsibility PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Hera F Haryn menyatakan sejak Maret 2023, BCA telah lama menjadi bank perantara untuk  kegiatan penempatan term deposit (TD) operasi pangsa terbuka konvensional DHE SDA mata uang Simbol Dolar terhadap BI.

Ini selaras dengan komitmen BCA untuk menggalang kebijakan pemerintah, regulator, dan juga otoritas perbankan.

“Kami meninjau jumlah kegiatan TD valas DHE SDA berkembang dengan positif, selaras dengan insentif yang tersebut disediakan pemerintah dan juga regulator. Kami mengawasi insentif yang disebutkan mampu menyokong implementasi penempatan DHE dalam di negeri yang tambahan optimal,” katanya terhadap Kontan, Kamis (22/2)

Hera tak merinci realisasi dana DHE yang digunakan parkir di tempat BCA. Namun ia bilang, BCA mengawasi prospek ukuran proses TD valas DHE SDA masih akan bertumbuh mempertimbangkan prospek perekonomian Indonesia yang dimaksud positif. Serta masih besarnya prospek bidang yang mana berorientasi ekspor di tempat Indonesia, teristimewa yang mana berbasis komoditas. 

“Kami berharap dinamika geopolitik yang mana terjadi dapat cepat menjadi kondusif, sehingga tak berdampak signifikan terhadap perekonomian domestik,” kata Hera.

Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Okki Rushartomo Budiprabowo mengatakan, sebagai bank yang dipercayai di menjalankan dana TD valas DHE dari pelanggan eksportir, BNI berjanji untuk terus memberikan dukungan layanan terbaik untuk eksportir. 

“Saat ini, tarif counter deposito valas yang digunakan kami tawarkan berkisar antara 0,75% hingga 1,75%, tergantung pada jangka waktu deposito tersebut. Kami berupaya memberikan fleksibilitas untuk pengguna untuk memilih hasil yang digunakan sesuai dengan keinginan penanaman modal mereka,” kata Okki.

Adapun hingga 19 Desember 2023, proses TD DHE di area BNI mencapai hampir US$ 400 juta, mencerminkan kepercayaan yang dimaksud terus bertambah dari pelanggan eksportir.

“Kami berjanji untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta barang kami guna memenuhi harapan pelanggan dan juga memperkuat perkembangan ekonomi yang tersebut berkelanjutan,” kata Okki.



Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *