BEI : Penerapan data IEP lalu IEV untuk transparansi ke penanam modal

Bursa44 Dilihat

IDN Bisnis Ibukota Indonesia – Direktur Perdagangan juga Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Irvan Susandy mengungkapkan implementasi data Indicative Equilibrium Price (IEP) serta Indicative Equilibrium Volume (IEV) bertujuan untuk memberikan transparansi ke para penanam modal dalam pangsa modal Indonesia.

“Memberikan transparansi ke para investor, dengan menampilkan harga jual indikatif yang tersebut akan terbentuk pada akhir sesi blind order book (sesi Pre-opening, Pre-closing dan juga Periodic Call Auction Efek bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus), sehingga memudahkan pemodal untuk melakukan eksekusi order serta meminimalisir peluang marking the close,” ujar Irvan pada Jakarta, Kamis.

Irvan menjelaskan, IEP merupakan informasi prospek nilai tukar yang tersebut terbentuk, sedangkan IEV adalah informasi prospek akumulasi besar kegiatan yang digunakan akan diperjumpakan pada tarif yang digunakan terbentuk (IEP) oleh sistem perdagangan BEI.

"Nilai IEP kemudian IEV dipengaruhi oleh besar kecilnya total order operasi jual/beli yang digunakan miliki prospek untuk diperjumpakan. Apabila order proses jual/beli belum memiliki kemungkinan untuk diperjumpakan, maka nilai IEP serta IEV pun berpotensi tak muncul selama jam perdagangan," ujar Irvan.

Kemudian, lanjutnya, penanam modal dapat memanfaatkan secara secara langsung layanan IEP dan juga IEV pada aplikasi online trading milik Anggota Bursa (AB) atau sekuritas pilihan dari investor, dimana nilai IEP juga IEV akan tampil pada program online trading pada waktu pertemuan perdagangan Pre-opening, Pre-closing kemudian Periodic Call Auction Papan Pemantauan Khusus.

“Informasi IEP serta IEV pada umumnya ditampilkan pada halaman order saham, yang tersebut dimana bertujuan untuk membantu pemodal di melakukan proses order dari saham tersebut,” ujar Irvan.

Selain dari program online trading milik AB atau sekuritas, lanjutnya, pemodal juga dapat meninjau informasi IEP kemudian IEV secara dengan segera melalui perangkat lunak IDX Mobile, dimana pada program IDX Mobile, nilai IEP lalu IEV tampil pada halaman detail dari saham yang tersebut dipilih oleh penanam modal serta pelaku pasar.

“Kami berharap, dengan adanya pemahaman yang digunakan baik dari pelaku lingkungan ekonomi terkait ciri IEP kemudian IEV ini dapat membantu membantu proses eksekusi order kegiatan saham juga meningkatkan aktivitas proses pelaku bursa di dalam BEI,” ujar Irvan.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *