Beredar HOAX OJK Mau Bantu Bayar Tagihan Pinjol, Cek Faktanya

Market29 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Belakangan beredar informasi terkait kegiatan bantuan pelunasan utang Pinjaman Online (pinjol) peer to peer (p2p) lending oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK pun mengungkap ucapan terkait hal tersebut.

Melalui akun instagram resmi @ojkindonesia, terpampang salah satu tangkapan layar berita masalah bantuan pelunasan bagi klien pinjol yang mana kesulitan membayar tagihan. Para klien diiming-iming bisa saja dibantu apabila mengajukan dokumen persyaratan.

“Faktanya informasi ini HOAX ya,” tulis akun tersebut, dikutipkan pada Jumat, (19/1/2024).

Terkait hal ini, OJK pun memohonkan agar publik dapat meninjau kembali kebenaran informasi mengenai OJK ke Kontak OJK @kontak157.

Lebih jauh, informasi yang dimaksud cenderung kontradiktif terhadap seruan OJK selama ini yang mengimbau publik untuk melunasi pinjolnya. Pasalnya, utang pinjaman online (pinjol) dapat merusak masa depan anak muda.

Meningatkan, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi juga Perlindungan Pelanggan OJK, Frederica Widyasari Dewi pernah menyinggung tentang pemberitaan gagalnya lima orang lulusan baru (fresh graduate) pada waktu melamar pekerjaan akibat kredit macet.

Menurutnya, kejadian itu dapat menumbuhkan kesadaran anak muda tentang utang online. Termasuk memperhatikan persoalan Buy Now Pay Later (BNPL) yang terhubung dengan SLIK serta akan mempengaruhi kredit skor jikalau miliki tunggakan.

“Jadi anak-anak muda tuh aware, oh iya jangan main-main utang online ‘abis itu aku ganti nomor, udah gak bisa saja ditagih’. Nggak gitu. Karena kalau udah pake KTP semuanya tuh akan masuk semua dalam SLIK ya,” ujarnya.

Artikel Selanjutnya Gak Cuma AdaKami & Akulaku, OJK Telah Sanksi 23 Pinjol

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *