Berkat Percaya Feng Shui, Pria Ini adalah Selalu Hoki lalu Jadi Orang Terkaya RI

Entrepreneur14 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Bagi orang Tionghoa, Feng Shui kerap diterapkan dalam menjalani hidup sehari-hari. Katanya, itu mengakibatkan keberuntungan atau hoki. Boleh percaya atau tidak, tetapi kisah dari entrepreneur Indonesia Sudono Salim alias Liem Sioe Liong bisa jadi bukti. 

Liem Sioe Liong. Dia adalah orang yang sangat mempercayai feng shui juga menjadikannya sebagai salah satu pedoman berbisnis, selain perhitungan sektor ekonomi serta matematika. Bahkan, besarnya ketergantungan terhadap feng shui mengantarkannya sebagai orang terkaya dalam Indonesia juga Asia Tenggara.

Bagaimana kisahnya?

Sejarawan Richard Borsuk lalu Nancy Chng pada Liem Sioe Liong dan juga Salim Group (2016) menyebut, Salim adalah orang yang tersebut sangat percaya kalau feng shui bisa saja mendatangkan hoki atau keberuntungan.

Jadi, beliau terus-menerus berkonsultasi dengan ahli feng shui untuk menjalani hidup. Konsultasi ini juga berkaitan dengan rumah juga kantor.

Soal rumah Salim memperhitungkan secara presisi elemen feng shui. Dia tak ingin sikap rumah tak sesuai feng shui. Saat tiba pertama kali pada Ibukota Indonesia pada 1950-an ia diketahui membeli rumah di tempat Jl. Gunung Sahari VI, Jakarta. Rumah itu sederhana, berada di tempat gang sempit dan hanya saja 1 lantai.

Namun, dalam balik kesederhanaan itu, Salim percaya rumah itu mengakibatkan hoki. Alhasil, ia sejenis sekali tak mau merenovasi rumah tersebut. Bahkan, ketika sudah ada jadi orang terkaya di area Indonesia, Salim tetap memperlihatkan teguh tak ingin mengubah rumah tersebut. Alasannya, kata Borsuk lalu Chng, supaya bukan mengganggu feng shui sebagai elemen keberuntungan.

Kasus sama juga terjadi di dalam tahun 1968. Kala itu, Salim bersatu Sudwikatmono, Djuhar Sutanto kemudian Ibrahim Risjad ingin memulai bisnis. Alih-alih menggunakan kantor yang dimaksud besar kemudian nyaman, Salim justru tambahan memilih kantor yang mudah kemudian terletak dalam Jl. Asemka No. 20, Jakarta.

“Kantor dia bukan ber-AC. Ruangannya berukuran 8×6 meter yang terletak di tempat lantai paling berhadapan dengan bangunan yang mana tidaklah mencolok di tempat jantung pecinan Jakarta. […] Ruangannya hanya sekali memiliki satu meja lalu dua kursi. Bahkan, hanya sekali ada satu saluran telepon juga itupun digunakan dengan kantor lain,” tulis Richard Borsuk lalu Nancy Chng.

Pemilihan tempat itu tentu sekadar didasari oleh pertimbangan feng shui. Bagi, Salim lokasi kantor yang berada pada lantai 4 sebuah ruko itu dapat mengakibatkan keberuntungan. Alhasil, berbagai bujukan agar pindah kantor tak digubris oleh Salim. Dia ngotot mempertahankan ruangan itu.

Belakangan, semua kepercayaan feng shui itu terbukti. Bisnis Salim pun moncer, terlebih kegiatan bisnis bersatu ketiga temannya itu. Lebih dari itu, berkat upaya melibatkan hal-hal mistik-spiritual, perusahaan Salim ke depan makin menggurita. 

Di balik kemujuran feng shui, sayangnya itu semata-mata berjalan baik selama Soeharto masih berkuasa. Selama era itu, usaha yang mana dijalankan Salim memang benar meliputi berbagai sektor strategis di perekonomian Indonesia. Salim pun dapat kaya raya menjadi orang terkaya Indonesia juga Asia Tenggara selama rezim Orde Baru berkuasa. Akan tetapi, ketika Soeharto mengundurkan diri, usaha Salim otomatis mengalami kemunduran.

Meski begitu, kepercayaan terhadap feng shui rupanya masih dijalankan anak Salim yang digunakan menjadi pemimpin baru Salim Group, yakni Anthony. Anthony, tulis Richard Borsuk lalu Nancy Chng, mewarisi tradisi ayahnya yang kerap berkonsultasi dengan para ahli feng shui sebelum menentukan waktu bagi peristiwa-peristiwa penting, seperti peluncuran perusahaan atau inisiasi pabrik.

Kini, berkat menjadikan feng shui sebagai salah satu langkah berbisnis, Anthony sejenis seperti ayahnya: menduduki peringkat teratas orang terkaya Indonesia. Forbes menempatkan Anthony di tempat urutan ke-5 orang terkaya Indonesia dengan harta US$ 10,3 miliar.

Artikel Selanjutnya Rahasia Kelezatan Coca Cola Tempo Dulu Sempat Pakai Narkoba

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *