BI Bilang Lelang SRBI Laris Manis, Raup Mata Uang Rupiah 398 Trilyun

Market59 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat total lelang instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sudah mencapai Simbol Rupiah 391,82 triliun per 20 Februari 2024.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan instrumen pro-market yang diterbitkan 2023 a.l. SRBI, SVBI dan juga SUVBI terus dioptimalkan untuk gantikan reverse repo yang digunakan tidaklah dapat diperdagangankan di tempat lingkungan ekonomi uang kemudian valas.

“Hingga 20 Februari 2024 sikap SRBI, SVBI dan juga SUVBI masing-masing tercatat Mata Uang Rupiah 391,82 triliun, US$ 1,89 miliar lalu US$ 265 juta,” kata Perry, Kamis (22/2/2024).

Menurut BI, instrumen ini turut meningkatkan masuknya dana asing ke pangsa keuangan pada negeri. “Perkembangan ini tercermin dari kepemilikan nonresiden pada instrumen SRBI yang digunakan mencapai Rupiah 88,55 triliun,” kata Perry.

Perry meyakini ke depannya berbagai pengembangan instrumen yang telah dilakukan diterbitkan dapat menguatkan ketahanan eksternal sektor ekonomi Indonesia dari dampak rambatan global.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti mengungkapkan lelang SVBI juga mengalami peningkatan tajam.

“SVBI lonjakannya luar biasa pada kedudukan 21 Februari, SVBI mencapai US$1,887 miliar,” ungkapnya.

Menurut Destry, bilangan ini meningkat dari bulan lalu US$ 327 juta. Dia menilai lingkungan ekonomi mencerna dulu instrumen ini, sebelum pembangunan ekonomi ke dalamnya. Mayoritas pemodal menempatkan dananya di tempat SVBI tenor 1 bulan, yakni sekitar 74,5%.

Untuk SRBI, Destry menyatakan penanam modal banyak menempatkan di area tenor 12 bulan yakni sebanyak 58% lalu 6 bulan sebanyak 32% dari total outstanding Mata Uang Rupiah 391,82 triliun.

Artikel Selanjutnya SVBI Berlaku 17 November 2023, TD Valas Disetop

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *