BI gandeng Perbarindo tingkatkan kecintaan warga untuk rupiah

Finansial17 Dilihat

IDN Bisnis salah satu fokus inisiatif Bank Indonesia pada tahun 2024 adalah penguatan juga perluasan sinergi bersatu ‘stakeholder’ eksternal

Jakarta –

Bank Indonesia (BI) menggandeng Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) mengadakan Edukasi Cinta Bangga dan juga Paham (CBP) Rupiah pada badan perekonomian rakyat (BPR) serta BPR syariah di area seluruh Indonesia guna meningkatkan kecintaan penduduk terhadap rupiah.

 

"Sejalan dengan desain Rencana Edukasi CBP Rupiah Tahun 2024, salah satu fokus acara Bank Indonesia pada tahun 2024 adalah penguatan kemudian perluasan sinergi dengan 'stakeholder' eksternal," kata Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim di dalam Jakarta, Selasa.

 

CBP Rupiah merupakan edukasi serta literasi untuk menanamkan pemahaman terhadap warga Indonesia untuk menghargai rupiah sebagai simbol identitas, pemersatu, kedaulatan kemudian kebanggaan bangsa Indonesia.

 

Marlison menuturkan pelaksanaan edukasi CBP Rupiah untuk SDM BPR serta BPRS di dalam seluruh wilayah Indonesia dilaksanakan dengan mempertimbangkan adanya peran strategis BPR juga BPRS dan juga peluang eksposur yang cukup luas dari BPR serta BPRS sebagai perpanjangan tangan BI, yang digunakan diharapkan dapat membantu pada pelaksanaan edukasi untuk rakyat khususnya klien perbankan secara secara langsung mengenai CBP Rupiah.

 

Ke depan, Bank Indonesia berharap BPR lalu BPRS dapat turut berperan pada membantu kebijakan "clean money policy" Bank Indonesia.

 

"BPR kemudian BPRS diharapkan dapat berperan pada edukasi CBP Rupiah ke publik agar publik mencintai rupiah dengan merawat secara baik, kemudian menumbuhkan rasa bangga bahwa sebagai mata uang, rupiah bukan cuma dikeluarkan sebagai sebuah alat pembayaran yang mana sah tapi juga sebagai sebuah simbol pemersatu bangsa," ujarnya.

 

Sedangkan untuk tambahan memahami rupiah, BI juga mengundang warga menggunakan rupiah dengan bijak termasuk menggunakan komoditas bidang usaha mikro kecil dan juga menengah (UMKM).

 

Sementara Ketua Umum DPP Perbarindo Tedy Alamsyah mengungkapkan ketika ini total BPR dalam seluruh Indonesia sebanyak 1.410 BPR dengan jumlah agregat kantor sebanyak 6.043 kantor.

 

Kemudian, terdapat 172 BPRS dengan jumlah total kantor sebanyak 694 kantor. Saat ini BPR melayani 16.272.664 nasabah, serta BPRS melayani 2.864.612 nasabah.

 

"Kantor BPR BPRS ini berlokasi pada kota dan juga kabupaten di dalam seluruh Indonesia," tuturnya.

 

 

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *