BI Papua Barat proyeksikan keinginan uang selama Ramadhan Rp437 miliar

Finansial13 Dilihat

IDN Bisnis Ada peningkatan keperluan uang tunai selama Ramadhan tahun ini.

Manokwari – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat memproyeksikan permintaan uang tunai bagi rakyat setempat selama bulan Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi mencapai Rp437 miliar.

Kepala BI Papua Barat Setian, dalam Manokwari, Rabu, menyatakan proyeksi keinginan uang tunai layak edar mengalami peningkatan 14 persen apabila dibandingkan dengan Ramadhan tahun 2023 yang terealisasi Rp384 miliar.

Proyeksi yang dimaksud seiring dengan menggeliatnya perekonomian daerah, mobilitas masyarakat, juga tingkat konsumsi rakyat yang mana berdampak terhadap jumlah total kegiatan keuangan.

"Ada peningkatan permintaan uang tunai selama Ramadhan tahun ini," kata Setian pada Kick Off Semarak Rupiah Ramadhan serta Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024.

Saat ini, kata dia, BI menyediakan uang tunai layak edar Rp695 miliar untuk menjawab keinginan warga selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah/2024 Masehi.

BI berkolaborasi dengan perbankan konvensional pada mengupayakan kelancaran distribusi rupiah layak edar bagi publik setempat melalui inisiasi layanan penukaran uang lalu kas keliling.

"Ada 10 lokasi jaringan kantor bank yang tersebut tersebar dalam seluruh Papua Barat," ujar Setian.

Dia menjelaskan bahwa layanan kas keliling BI menyasar pusat keramaian seperti bursa tradisional, retail modern termasuk bandara dan juga pelabuhan dengan total maksimal penukaran Rp4 juta.

BI menyediakan layanan digital yang digunakan memudahkan seluruh warga mengakses informasi juga jadwal penukaran uang rupiah layak edar melalui website https://pintar.bi.go.id.

"Layanan kas keliling reguler ada 11 titik. Pengetahuan juga jadwal bisa saja diakses lewat perangkat lunak PINTAR," kata Setian pula.

Dia menjelaskan Serambi 2024 merupakan implementasi dari tiga kerangka kerja BI terkait optimalisasi pengelolaan uang rupiah khususnya mendekati perayaan hari besar keagamaan.

Kerangka kerja yang dimaksud meliputi ketersediaan uang rupiah yang tersebut berkualitas juga terpercaya, sistem distribusi uang yang digunakan efisien dengan layanan kas prima, dan juga keandalan infrastruktur layanan.

"Dalam kegiatan Serambi, BI juga perbankan mengedukasi rakyat mengenai cinta, bangga kemudian paham rupiah," ujar Setian.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Yacob S Fonataba menilai penyelenggaraan Serambi 2024 sangat menggalang aktivitas perekonomian melalui penyediaan uang rupiah layak edar.

"Pemerintah wilayah mengapresiasi komitmen Bank Indonesia kemudian perbankan konvensional," kata Yacob pula.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *