BI Purwokerto imbau warga tidaklah tukarkan uang di tempat sembarang tempat

Finansial28 Dilihat

IDN Bisnis Purbalingga, Jateng – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Purwokerto Christoveny mengimbau rakyat tidak ada menukarkan uang di dalam sembarang tempat guna mengantisipasi terjadinya penipuan maupun peredaran uang palsu.

"Bank Indonesia pada hari ini melakukan kick off Serambi (Semarak Rupiah Ramadhan lalu Berkah Idul Fitri) 2024 untuk wilayah kerja Purbalingga, Banyumas, Cilacap, juga Banjarnegara," kata Christoveny usai Kick Off Serambi 2024 terdiri dari layanan penukaran uang rupiah di tempat Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Purbalingga, Jateng, Rabu.

Dia menyatakan Serambi merupakan sinergi kegiatan dengan pemerintah tempat lalu perbankan dalam wilayah kerja BI Purwokerto dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan  uang rupiah oleh publik selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.

Dalam hal ini, kata dia, pihaknya memahami bahwa permintaan publik terhadap uang rupiah mendekati Idul Fitri semakin meningkat teristimewa uang pecahan kecil.

"Bank Indonesia sesuai dengan tugasnya, kewenangannya, menyediakan uang rupiah pada jumlah keseluruhan yang tersebut cukup, kualitas yang mana baik, kemudian layak edar, maka diadakan kegiatan Serambi ini," katanya.

Menurut dia, Serambi 2024 mencakup kegiatan pelayanan penukaran uang pada Mal Pelayanan Publik masing-masing kabupaten wilayah kerja BI Purwokerto, loket-loket perbankan sebanyak 37 titik, serta mobil Kas Keliling.

Dia menyatakan layanan penukaran uang yang disebutkan disertai dengan kegiatan edukasi "Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah" yang tersebut sesuai tema Serambi 2024 merupakan "Belanja Bijak di area Periode Penuh Berkah".

"Diharapkan publik lebih besar bijak menggunakan rupiahnya, belanja sesuai kebutuhan, belanja produksi di negeri, serta harus ada saving, juga ajakan untuk menukar di area tempat-tempat yang digunakan ditentukan untuk menghindari uang palsu," katanya.

Christoveny menyatakan secara keseluruhan, KPw BI Purwokerto pada kesempatan Ramadhan hingga Idul Fitri 1445 Hijriah menyediakan uang pecahan layak edar sebanyak Rp3,5 triliun atau meningkat enam persen dari 2023 yang dimaksud sebesar Rp3,2 triliun.

Menurut dia, peningkatan enam persen itu sejalan dengan perkembangan dunia usaha Indonesia yang sebesar lima persen.

"Batasan penukaran uang maksimal Rp3,7 jt per orang jikalau dijalankan di tempat di tempat ini (Mal Pelayanan Publik) serta loket perbankan, sedangkan kalau melalui Kas Keliling Bank Indonesia sanggup sampai Rp4 juta," katanya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian serta Pembangunan Sekretaris Daerah Purbalingga Mukodam mengimbau rakyat yang dimaksud membutuhkan uang pecahan yang cetakannya masih baru, mampu melakukan penukaran di dalam banyak lokasi atau gerai resmi yang digunakan telah terjadi ditentukan, salah satunya Mal Pelayanan Publik Daerah Purbalingga.

"Jadi, penduduk jangan sembarangan melakukan penukaran uang rupiah, tukarkan pada gerai resmi yang tersebut telah dilakukan ditentukan," katanya.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *