BNI Danai Akuisisi PLTB Sidrap Kapasitas 75 MW Senilai Rp1,76 T

Bisnis32 Dilihat

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesi (Persero) Tbk atau BNI mendanai pengambilalihan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap berkapasitas 75 Megawatt (MW) di Sulawesi Selatan, senilai USD110 jt atau sekitar Rp1,76 triliun (asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS).

BNI telah lama mengesahkan Facility Agreement sebesar USD110 jt dengan PT Barito Wind Energy, anak bidang usaha PT Barito Renewables Energy Tbk (Barito Renewables) yang terdiri dari Tranche A USD70juta untuk pembiayaan pengambilalihan serta Tranche B USD40juta untuk General Corporate Purposes.

BNI menyokong langkah strategis PT Barito Wind Energy untuk melakukan perolehan 99,99% saham PT UPC Sidrap Bayu Energi (Sidrap) dari UPC Renewables Asia Pacific Holdings Pte. Ltd., ACEN Renewables International Pte. Ltd., UPC Renewables Asia III Limited, Sidrap (HK) Limited, serta Sunedison Sidrap B.V.

Bagian integral dari pembelian ini adalah PT UPC Operation and Maintenance Negara Indonesia (OMI), yang merupakan komponen penting di membantu kegiatan operasional Sidrap. Penandatanganan Facilitiy Agreement yang dimaksud dijalankan secara langsung oleh SVP Corporate Banking-2 Ditya Maharhani, pada Jakarta, Kamis (28/03/2024).

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, pendanaan yang disebutkan ini merupakan langkah strategis bagi BNI pada menguatkan portofolio pembiayaan di sektor energi hijau. PLTB Sidrap memiliki peluang untuk memunculkan energi listrik yang dimaksud bersih lalu berkelanjutan, juga membantu mengempiskan emisi gas rumah kaca.

“BNI sebagai bank yang fokus di pembiayaan ramah lingkungan tentu bersemangat turut dan juga di proyek yang tersebut akan memajukan solusi energi berkelanjutan di Indonesia. Ini adalah bukti komitmen sama-sama kami tentang energi terbarukan serta BNI sangat antusias terlibat pada pembelian PLTB Sidrap ini,” kata Okki di keterangan resminya, Kamis (2/5/2024).

Dia menegaskan, BNI berazam untuk terus menyokong upaya pemerintah di menyediakan kemudian memulai pembangunan sumber-sumber energi yang digunakan berubah menjadi modal strategis pada perkembangan sektor ekonomi di Indonesia.

“BNI berazam untuk terus menggalang pengembangan energi hijau di dalam Nusantara sebagai bagian dari kontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan juga konstruksi berkelanjutan sekaligus meningkatkan ketahananenergi nasional,” jelasnya.

Artikel ini disadur dari BNI Danai Akuisisi PLTB Sidrap Kapasitas 75 MW Senilai Rp1,76 T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *