Bos BCA: Paylater untuk Kemudahan Akses Pinjaman, Bukan Penutup Pinjaman Lainnya

Finansial18 Dilihat

IDN Bisnis Kehadiran komoditas layanan paylater yang ditawarkan oleh perbankan disebut sebagai upaya bank untuk membantu penduduk individu lebih banyak mudah memenuhi kebutuhannya dengan mendapatkan akses kredit konsumtif dari bank.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja mengatakan, selama ini bank menyalurkan kredit konsumtif terhadap perorangan melalui produk-produk kartu kredit.

Namun seperti diketahui ketentuan untuk dapat miliki kartu kredit lebih banyak ketat meskipun memang sebenarnya plafon kreditnya lebih lanjut besar kemudian fleksibel. 

Meski demikian Jahja mewanti-wanti agar pengguna bukan menggunakan pengajuan pinjaman untuk membayar pinjaman lainnya, seperti istilah yang digunakan beredar pada publik dengan “gali lobang tutup lobang”.

“Kami munculkan produk-produk paylater untuk membantu kemudian mempermudah publik mengakses pinjaman, tapi tidak menjadi penutup pinjaman lain,” kata Jahja, kamis (25/1). 

Untuk menghindari penyalahgunaan paylater, BCA memproduksi sistem penggunaannya tidaklah sanggup ditransfer ataupun dijadikan cash

Sehingga nantinya pinjaman tersebut benar-benar digunakan untuk membayar keperluan konsumtif.

Paylater BCA seperti diketahui belaka dapat digunakan dengan melakukan proses melalui sistem pembayaran Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) di tempat merchant.

Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan paylater untuk hal yang tersebut bukanlah konsumtif.

BCA sendiri mencatat telah dilakukan ketika ini telah 52.000 klien yang terdaftar menggunakan hasil paylater, dengan total platfon kredit Rp400 miliar dengan outstanding paylater masih sekitar 25-30%, manajemen menilai ini masih cukup sehat.

 



Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *