Bos Perdagangan Eceran Buka-bukaan Pasokan Beras dalam Pasar Modern, Bagaimana Saat Ramadan?

Bisnis90 Dilihat

IDN Bisnis JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Perdagangan Eceran Indonesia ( Aprindo ) mencatatkan data pasokan beras di tempat bursa ritel modern belum begitu aman ketika ini, walau stok beras di area Perum Bulog dapat memenuhi keperluan penduduk hingga Ramadhan mendatang.

Ketua Aprindo, Roy Nicholas Mandey mengatakan, pengiriman beras dari gudang Bulog ke distributor center peritel masih di proses. Sehingga, belanja beras di area lingkungan ekonomi ritel belum masuk kategori aman atau belanja normal.

“Saat ini pada proses menuju belanja wajar atau belanja normal atau situasi yang digunakan kita sebut sebagai aman sebab memang sebenarnya masih pada berproses (pengiriman beras) oleh sebab itu perlu pengiriman dari gudang, sumber Bulog. Kemudian untuk distributor center peritel, lalu kirim ke toko-toko yang dimaksud ada pada pelosok daerah, nah itu namanya berproses,” ujar Roy ketika Market Review IDX Channel, Hari Jumat (16/2/2024).

Kendati stok beras pada pangsa ritel masih terbatas, Roy memastikan, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) lalu Bulog menjamin adanya ketersediaan pangan dasar. Karena itu, selama periode Ramadan 2024 diyakini tak terjadi kelangkaan beras.

“Tetapi kebutuhannya telah disanggupi, sudah ada dapat dijamin, tercukupi, sehingga publik tidaklah perlu khawatir,” paparnya.

“Masyarakat tiada perlu bingung lagi lantaran sudah ada ada langkah-langkah yang digunakan kami apresiasi, langkah cepat dari Bapanas dan juga Bulog sehingga ini dapat terealisasi sedemikian rupa bagi keinginan pokok masyarakat,” beber dia.

Di lain sisi, Aprindo memandang pasokan beras di tempat pasaran memang sebenarnya menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah serta pelaku usaha, teristimewa ketika Ramadan serta Lebaran tahun ini. Menurutnya, perlu langkah-langkah strategis agar bisa jadi menjaga ketersediaan beras.

“Tentunya menjadi PR sama-sama antara pemerintah lalu pelaku bisnis untuk bersiap menyambut ramadhan pada pertengahan Maret akan datang,” ucap Roy.

“Dalam berbagai kesempatan kita menyampaikan dan juga mengingatkan peran dari pelaku usaha, tentunya mengingatkan untuk pemerintah untuk berupaya menjaga ketersediaan pangan,” lanjut dia.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *