Budi Said Tersangka Penipuan Emas Antam, Ini adalah Tindak balas Arya Sinulingga

Market8 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta, CNBC Indonesia – Penetapan Budi Said, orang pelaku bisnis properti dengan syarat Surabaya, sebagai terdakwa pada perkara rekayasa jual beli emas yang terkait dengan pembohongan Antam oleh Kejaksaan Agung RI (Kejagung) diapresiasi.

Langkah tegas yang mana diambil oleh Kejagung di menetapkan Budi Said sebagai terdakwa lalu melakukan penjara dinilai merupakan langkah positif di menegakkan keadilan serta penyelamatan uang negara.

Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga memberikan apresiasi terhadap upaya hukum yang mana diadakan oleh Kejagung. Menurut dia, tindakan ini menunjukkan komitmen pemerintah pada memberantas praktik-praktik tidaklah sah yang tersebut merugikan perusahaan BUMN.

“Saya mengapresiasi tindakan cepat juga tegas Kejaksaan Agung pada menindaklanjuti persoalan hukum penggelapan emas Antam. Dari awal saya juga telah curiga dan juga merasa aneh bahwa ada yang dimaksud tidak ada benar di tindakan hukum pembelian emas oleh Busi Said ke Antam, serta terbukti kan sekarang!” ujar Arya, hari terakhir pekan (19/1/2024).

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa langkah tegas yang mana diambil oleh Kejagung dinilai tepat pada upaya menegakkan keadilan kemudian memberantas aktivitas kejahatan yang tersebut dapat merugikan keuangan negara.

“Saya percaya bahwa Kejaksaan Agung telah terjadi melakukan investigasi dengan teliti kemudian mempunyai alat bukti yang digunakan kuat untuk menetapkan status terdakwa terhadap Budi Said. Kami juga mengapresiasi Warga yang tersebut telah dilakukan menaruh perhatian besar melawan penegakan hukum yang tersebut berjalan di tempat Kejaksaan Agung agar persoalan hukum ini bukan menyebabkan kerugian keuangan negara,” ucapnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung RI menetapkan Budi Said sebagai dituduh terkait persoalan hukum rekayasa jual beli emas Antam. Dalam konferensi pers yang digunakan diadakan dalam Kejagung pada hari Kamis (18/1/2024), Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung Kuntadi juga mengumumkan bahwa Budi Said akan ditahan selama 20 hari ke depan pada rutan Salemba cabang Kejagung.

“Pada hari ini status yang tersebut bersangkutan kita naikkan menjadi terdakwa dan juga selanjutnya yang mana bersangkutan kita lakukan tindakan penjara lalu penyidikan selama 20 hari ke depan di tempat rutan Salemba cabang Kejagung,” ujar Kuntadi.

Dia menjelaskan, perkara ini sendiri terjadi sekira bulan Maret 2018 sampai November 2018, dimana diduga dituduh sama-sama dengan saudara EA, AP, EK juga FB, telah terjadi melakukan pemufakatan jahat merekayasa kegiatan jual beli emas dengan cara menetapkan nilai tukar jual dalam bawah nilai tukar yang telah terjadi ditetapkan oleh Antam dengan dalih seolah ada diskon dari BUMN emas tersebut.

“Guna menutupi kegiatan tersebut, maka pelaku ini menggunakan pola proses diluar mekanisme yang digunakan ditetapkan Antam, sehingga Antam tak bisa saja mengontrol mengundurkan diri dari masuknya logam mulia kemudian uang yang mana ditransaksikan,” papar Kuntadi.

Akibat adanya selisih, para pelaku selanjutnya menyebabkan surat yang mana diduga palsu yang digunakan pada pokoknya menyatakan seolah bahwa benar proses telah lama diadakan dan juga benar Antam menyerahkan logam mulia.

“Akibatnya total uang yang dimaksud diberikan terdakwa kemudian yang diserahkan Antam ada selisih yang tersebut cukup besar, padahal ketika itu Antam tidaklah menerapkan diskon” jelas Kuntadi.

Artikel Selanjutnya Pemufakatan Jahat di dalam Pembelian Emas Antam Rupiah 3,5 T Budi Said

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *