Bulog Sumut eratkan koordinasi dengan Bea Cukai terkait beras impor

Bisnis15 Dilihat

Alhamdulillah sampai ketika ini penerimaan beras impor itu lancar

Medan – Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara terus mengeratkan koordinasi dengan Bea Cukai Belawan terkait penerimaan beras impor di dalam wilayahnya.

"Alhamdulillah sampai pada waktu ini penerimaan beras impor itu lancar," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara Arif Mandu pada Medan, Jumat.

Arif melanjutkan komunikasi yang tersebut baik dengan semua pihak terkait beras impor di antaranya Bea Cukai penting demi memperlancar acara pangan pemerintah ke Sumut.

Bulog Sumut pun, beliau menegaskan, setiap saat memenuhi semua persyaratan yang diperlukan untuk menihilkan kendala kedatangan beras impor.

"Semua proses tidak ada akan ada hambatan selama dokumen kelengkapannya jelas," kata Arif.

Dia menambahkan, secara reguler kedatangan beras-beras impor dari Vietnam, Thailand, Pakistan, Myanmar kemudian Kamboja.

Hingga Hari Jumat (31/5), total ada 41.247,49 ton beras impor yang mana ada ke gudang-gudang Bulog Sumut.

Beras yang dimaksud ditujukan untuk bantuan pangan, beras Stabilisasi Pasokan lalu Harga Pangan (SPHP) lalu cadangan pemerintah dalam Sumut.

Pada Selasa (14/5), Perum Bulog Sumut berkunjung ke Kantor Bea Cukai Belawan, Medan, untuk mendiskusikan hal-hal mengenai perizinan impor beras.

Dikutip dari laman resminya, Bea Cukai menegaskan bahwa beras satu di antaranya komoditas yang tersebut dibatasi impornya sehingga memerlukan perizinan dari beberapa instansi terkait.

Dalam langkah-langkah perizinan baik impor maupun ekspor, sistem layanan kepabeanan (CEISA) sudah ada terintegrasi dengan sistem Lembaga Nasional Single Window (LNSW) yang digunakan terhubung pula dengan basis data perizinan dari setiap instansi penerbit aturan melawan barang yang dilarang maupun dibatasi ekspor impornya.

"Jadi, sepanjang persyaratan perizinan dari tiap-tiap instansi penerbit aturan telah dilakukan terbit lalu masuk di sistem LNSW, maka rute kepabeanan pun akan cepat lalu segera memberikan respons," tutur Kasbudit Humas kemudian Penyuluhan Bea Cukai Encep Dudi Ginanjar.

Artikel ini disadur dari Bulog Sumut eratkan koordinasi dengan Bea Cukai terkait beras impor

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *