Capital A gabungkan seluruh maskapai penerbangan berubah jadi AirAsia Grup

Bisnis30 Dilihat

Kuala Lumpur – Capital A mengumumkan penggabungan seluruh maskapai bermetamorfosis menjadi AirAsia Group melalui penandatangan perjanjian jual beli bersyarat juga perjanjian pembelian untuk divestasi juga pengambilalihan strategis Grup AirAsia.

ketua eksekutif of Capital A and Advisor Tony Fernandes mengatakan, pengumuman hari ini lebih besar dari sekadar transaksi, namun merupakan prospek untuk meningkatkan bidang usaha penerbangan AirAsia Group ke tingkat selanjutnya, sekaligus menggalakkan perkembangan kemudian profitabilitas di dalam seluruh portofolio bidang usaha inti non-maskapai penerbangan untuk Capital A.

"Divestasi ini memfasilitasi pembeda yang mana jelas antara portofolio industri utama Capital A, grup penerbangan, usaha digital, lalu logistik ditambah layanan penerbangan untuk mengoptimalkan sinergi antar entitas dan juga memberikan nilai lebih tinggi besar bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Tony di jumpa pers dalam Kuala Lumpur, Jumat.

Tony menyampaikan, menggabungkan semua maskapai AirAsia di dalam bawah satu payung sudah ada direncanakan sejak lama. Tujuan utamanya adalah untuk membuka lalu mewujudkan nilai bagi para pemegang saham.

"Kami sudah mendirikan lima perusahaan besar yakni penerbangan, logistik, kegiatan bisnis digital, layanan penerbangan, lalu usaha kekayaan intelektual, semuanya dengan nilai yang mana sangat besar lalu peluang yang sangat besar. Saya yakin mereka akan berprogres bermetamorfosis menjadi AirAsia berikutnya, yang mana mewujudkan nilai serta inovasi," kata Tony.

Divestasi AirAsia Aviation Group Limited (AAAGL), yang digunakan terdiri dari anak perusahaan AirAsia di Thailand, Indonesia, Filipina dan juga Kamboja, akan dipenuhi melalui penerbitan saham baru AirAsia Group ke Capital A senilai 3 miliar ringgit.

Setelah divestasi ini, Capital A akan segera mendistribusikan saham baru Grup AirAsia senilai 2,2 miliar ringgit untuk pemegang saham Capital A. Selanjutnya, usai selesainya rencana divestasi lalu proposal AirAsia X, Capital A diperkirakan akan mempertahankan 18,39 persen saham Grup AirAsia yang digunakan diperbesar.

Divestasi AirAsia Berhad atau dikenal sebagai AirAsia Malaysia, senilai 3,8 miliar ringgit akan dilunasi oleh asumsi Grup AirAsia berhadapan dengan utang Capital A sebesar 3,8 miliar ringgit terhadap AirAsia Berhad.

Selain itu, pasca-divestasi, Capital A akan mempertahankan empat perusahaan inti yang digunakan meningkat tinggi dan juga berfokus pada penerbangan, salah satunya Capital A Aviation Services, Teleport, MOVE Digital, lalu Capital A International. Semuanya siap untuk pertumbuhan serta diversifikasi yang tersebut berkelanjutan.

 

Artikel ini disadur dari Capital A gabungkan seluruh maskapai penerbangan menjadi AirAsia Grup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *