Cari Durian Jatuh, Mahasiswa KKN Unpad Temukan Fosil Gastropoda kemudian Pelecypoda

Techno16 Dilihat

IDN Bisnis Bandung – Tim pelajar Universitas Padjadjaran (Unpad) tak sengaja menemukan potongan fosil Gastropoda juga Pelecypoda di area pekarangan rumah warga, di tempat Desa Bangunkarya, Langkaplancar, Wilayah Pangandaran. Mahasiswa yang disebutkan sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di area Desa Bangunkarya. 

Gastropoda lalu Pelecypoda merupakan jenis hewan invertebrata atau tak bertulang belakang dengan kategori mollusca. Sederhananya, gastropoda merupakan jenis siput, sementara pelecypoda merupakan kerang.  

Fosil itu ditemukan ketika siswa yang dimaksud sedang melakukan pencarian durian jatuh di dalam pekarangan rumah Sukaedin, Kepala Dusun Mekarmulya, Desa Bangunkarya. 

Dosen pembimbing lapangan, Mohamad Sapari Dwi Hadian, menyatakan penemuan fosil yang disebutkan menjadi bekal untuk akademisi pada melakukan penelitian lanjutan terkait keberadaan fosil satwa purba di area Pangandaran. 

“Temuan fosil menjadi peluang untuk akademisi di melakukan penelitian dan juga dapat menjadi daya tarik wisatawan,” kata Sapari melalui keterangan tertulis, Kamis, 1 Februari 2024.

Temuan fosil yang dimaksud melengkapi temuan fosil hewan purba pada beberapa tahun terakhir di dalam kawasan Pangandaran. Sapari menyatakan dengan adanya temuan fosil Gastropoda lalu Pelecypoda, menyebabkan daya tarik Desa Bangunkarya bertambah dan juga pada masa kini berstatus sebagai Kampung Wisata Cisangkal.

Sebelumnya, kelompok PPM Fakultas Teknik Geologi Unpad menemukan potongan fosil seperti cephalopoda, Conus, juga potongan gigi hiu Megalodon. Hal ini meningkatkan kekuatan dugaan bahwa kawasan yang dimaksud merupakan bagian dari lautan di tempat masa lampau. 

Menindaklanjuti temuan fosil tersebut, Unpad kemudian melaksanakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi Fungsi Fosil kemudian Perintisan Museum Mini Dalam Rangka Penguraian Kemungkinan Geowisata Desa Bangunkarya, Wilayah Pangandaran,” pada Sabtu, 27 Januari 2024.

Sosialisasi yang disebutkan sebagai sarana edukasi penduduk Desa Bangunkarya untuk lebih tinggi melek lalu mampu menguatkan kawasan Kampung Wisata Cisangkal. 

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *