CSA Index : Pasar saham masih jadi pilihan untuk jangka panjang

Bursa26 Dilihat

Untuk 12 bulan ke depan, CSA Index Mei 2024 mencatatkan data nomor 94,6, di dalam mana hasil ini menunjukkan peningkatan dari level sebelumnya di dalam kisaran 92,1,

Jakarta – Capital Sensitivity Analysis Index atau CSA Index mengumumkan pangsa saham masih bermetamorfosis menjadi pilihan untuk penanaman modal jangka panjang meskipun memiliki kemungkinan mengalami koreksi di jangka pendek.

Pelaku bursa masih optimistis dengan kinerja Skala Harga Saham Gabungan (IHSG) dan juga memiliki target akan menguat sampai ke level 7.727 selama 12 bulan ke depan atau menguat sebesar 6,81 persen dibandingkan kedudukan penutupan akhir April 2024.

“Untuk 12 bulan ke depan, CSA Index Mei 2024 mencatatkan data bilangan 94,6, di mana hasil ini menunjukkan peningkatan dari level sebelumnya pada kisaran 92,1,” ujar Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesi (AAEI) David Sutyanto sebagaimana riset CSA Index di dalam Jakarta, Senin.

David menjelaskan, pelaku lingkungan ekonomi masih meyakini lingkungan ekonomi modal Negara Indonesia memiliki prospek besar, seiring dengan peningkatan kinerja emiten-emiten selama kuartal I- 2024.

Selain itu, seiring dengan sikap The Fed yang mana masih mempertahankan tingkat suku bunga acuan dan juga memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga bukan akan berjalan kembali, dan juga penurunan akan direalisasikan apabila target pemuaian sudah ada tercapai.

“Hasil pemilihan umum (Pemilu) yang mana sudah selesai, juga menghilangkan ketidakpastian kebijakan pemerintah yang tersebut mewarnai sepanjang kuartal I-2024,” ujar David.

Namun demikian, di jangka pendek, pelaku lingkungan ekonomi memiliki target IHSG melakukan pergerakan negatif melemah 1,85 persen berada ke kisaran 7.100 pada Mei 2024, seiring sentimen moneter yang tersebut masih ketat juga pelemahan rupiah yang digunakan masih berlanjut.

Ia menjelaskan CSA Index untuk Mei 2022 adalah sebesar 51,4 atau melemah dari April 2024 yang tersebut sebesar 65,8, yang merupakan hasil CSA Index terendah sejak awal tahun 2024.

"Hal ini mengindikasikan optimisme pelaku pangsa berada pada level terendah juga cenderung kurang optimis terhadap kinerja IHSG pada Mei 2024,” ujar David.

David menjelaskan, pihaknya mencermati sektor-sektor yang tersebut akan bermetamorfosis menjadi penggerak utama IHSG pada Mei 2024, diantaranya sektor energi untuk pertama kalinya bermetamorfosis menjadi pilihan utama pelaku lingkungan ekonomi menggantikan sektor keuangan.

“Ketidakpastian pada kebijakan moneter juga peluang penguatan nilai tukar komoditas energi berubah menjadi pendorong utama kinerja positif sektor ini,” ujar David.

CSA Institute merupakan Lembaga Pembinaan berbasis Kompetensi yang dimaksud berfokus pada kompetensi analis lalu menangungi sertifikasi seperti Certified Securities Analyst (CSA), Certified Technical Analyst (CTA), Certified Fixed Income Analyst (CFIA) lalu inisiatif lainnya terkait dengan bidang jasa keuangan.

Artikel ini disadur dari CSA Index : Pasar saham masih jadi pilihan untuk jangka panjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *