Informasi BI Dini Hari Hal ini Dinanti Pasar, Dolar Dibuka Stabil Rp15.630

Market100 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Rupiah stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pasca hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) kemarin yang mana memutuskan suku bunga ditahan di dalam level 6%.

Dilansir dari Refinitiv, rupiah dibuka stagnan 0% pada bilangan bulat Rp15.630/US$. Namun tak sampai dua menit kemudian, rupiah melemah 0,13% ke kedudukan Rp15.650/US$.

Sementara DXY pada pukul 08:4 Waktu Indonesia Barat melemah di dalam bilangan 103,93 atau turun tipis 0,08%. Angka ini lebih tinggi rendah apabila dibandingkan dengan penutupan perdagangan Rabu (21/2/2024) yang dimaksud berada pada nomor 104.

Dewan Gubernur BI kembali mempertahankan suku bunga acuan dalam level 6%. Taraf suku bunga BI Rate itu hasil rapat komite gubernur BI pada 20-21 Februari 2024.

Tingkat BI Rate itu telah lama dipertahankan selama lima bulan berturut-turut, sejak 19 Oktober 2023 lalu. Seiring dengan suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, serta suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%.

Keputusan mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% masih konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability.

“Yaitu untuk penguatan stabilisasi nilai tukar rupiah juga langkah pre-emptive kemudian forward looking untuk melakukan konfirmasi kenaikan harga masih terkendali di sasaran 2,5±1% pada 2024,” kata Perry pada waktu konferensi pers di dalam kantornya, Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Selain itu, pelaku pangsa masih mengawaitu data kegiatan berjalan dan juga Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang mana akan dirilis pagi ini oleh BI.

BI memperkirakan NPI pada 2023 masih akan mencatatkan surplus tetapi operasi berjalan akan mengalami defisit.

Jika operasi berjalan kembali defisit pada kuartal IV-2023 maka ini akan menjadi defisit ketiga kuartal beruntun. Defisit operasi berjalan untuk keseluruhan tahun akan menjadi yang digunakan pertama sejak 2020 mengingat pada 2021 serta 2022 masih tercatat surplus.

Data ini menjadi penting mengingat hal ini akan memengaruhi perspektif penanam modal khususnya asing untuk berinvestasi di dalam Tanah Air.

CNBC INDONESIA RESEARCH

Artikel Selanjutnya Breaking News! Rupiah Terbang 1% Lebih, Dolar ke Rupiah 15.560

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *