Desa pada OKU luncurkan pembaharuan kompor berbahan bakar oli bekas

Bisnis15 Dilihat

Baturaja – pemerintahan Desa Lubuk Leban, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Daerah Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan meluncurkan pembaharuan kompor berbahan bakar oli bekas juga motor anti begal.

Kepala Desa Lubuk Leban, Wilayah OKU, Edy Wilson di Baturaja, Hari Sabtu menyatakan bahwa pembaharuan ini ditampilkan di penilaian lomba desa tingkat kabupaten sebagai karya seni dari komunitas ke wilayah setempat.

Ia menjelaskan, hasil karya salah pribadi warga Desa Lubuk Leban yang disebutkan dengan menciptakan kompor berbahan dasar dari oli bekas perwakilan LPG guna membantu komunitas menghemat biaya keperluan sehari-hari.

"Kompor ini masih mengendalikan tenaga listrik. Kami masih mencari cara agar 100 persen komponen bakar menggunakan oli bekas," katanya.

Selain kompor, kata dia, pihaknya juga meluncurkan pengembangan motor anti begal untuk mengantisipasi aksi pencurian sepeda gowes motor yang marak berlangsung dalam wilayah itu.

Inovasi ini dengan memodifikasi sepeda gowes motor yang digunakan dihubungkan dengan generator kemudian tenaga listrik yang mana sanggup dikendalikan melalui remote kontrol oleh pemilik kendaraan.

"Apabila dibegal pelaku akan disetrum perangkat listrik yang terhubung dari remote kontrol," jelasnya.

Untuk menggunakan perangkat yang digunakan dirakit ini penduduk cukup mengeluarkan dana sebesar Rp700 ribu untuk membeli alat diantaranya biaya pemasangan sehingga aman dari aksi pencurian.

"Untuk sementara waktu baru ada tiga unit perangkat serta ke depan kami siap memproduksi sebanyak-banyaknya sesuai permintaan masyarakat," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Komunitas Desa (PMD) OKU, Nanang Nurzaman mengapresiasi pengembangan yang dimaksud diresmikan oleh otoritas Desa Lubuk Leban tersebut.

Nanang menjelaskan, adapun tujuan lomba desa tingkat kabupaten yang dimaksud sebagai evaluasi sekaligus untuk menggalakkan penduduk agar terus berinovasi guna kemajuan desa.

"Ada lima desa pada OKU yang digunakan mengikuti lomba desa, salah satunya Desa Lubuk Leban," kata Nanang.

Untuk kriteria perlombaan mulai dari bidang kesehatan, keamanan, administrasi, termasuk perubahan desa untuk dinilai oleh grup penilai dari beberapa Organisasi Peralatan Daerah (OPD) Pemkab OKU serta banyak lembaga yang mana ada di wilayah tersebut.

"Penentuan pemenang akan dilaksanakan pada awal Juni 2024. Bagi desa yang mana menang nantinya diikutsertakan di lomba desa tingkat Provinsi Sumsel," ujarnya.

Artikel ini disadur dari Desa di OKU luncurkan inovasi kompor berbahan bakar oli bekas

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *