Di Dubai, Ramadan Terasa Kurang Lengkap tanpa Sirop Ini adalah

Berita Olahraga18 Dilihat

IDN Bisnis Jakarta – Buka puasa dengan sirop tidak semata-mata ada dalam Indonesia, tetapi juga pada Dubai. Di kota terbesar Uni Emirat Arab itu, ada satu sirop yang dimaksud membanjiri lingkungan ekonomi mendekati Ramadan, namanya Vimto. 

Sirop yang mana dikemas pada botol beling ini terbuat dari campuran sari buah anggur, blackcurrant, raspberry dengan bahan-bahan seperti acid lalu pemanis. Namun, yang dimaksud memberi rasa khas adalah campuran antara sebagian herbal, barley malt, dan juga rempah-rempah. 

Avra Ahmad, pemandu wisata kuliner di dalam Dubai serta pendiri Fryng Pan Adventures, menyatakan bahwa sirop ini membanjiri pasaran dua pekan sebelum Ramadan. Warga lokal menjadikannya sebagai minuman pertama pada waktu berbuka puasa. Harga satu botol sekitar 29 dirham atau sekitar Rp125 ribu.

“Di di tempat ini bukan ada Ramadan tanpa Vimto,” kata Avra yang dimaksud mendampingi beberapa orang wartawan dari Indonesia menjelajahi kuliner Ramadan di Dubai Souks Iftar Tour pada kawasan Old Souk Deira, Dubai, Rabu, 20 Maret 2024. Kunjungan ke Dubai ini menghadapi undangan Department of Economy and Tourism in Dubai.

Sirop Vimto, minuman yang dimaksud identik dengan Ramadan pada Dubai. (TEMPO/Mila Novita)

Avra menceritakan bahwa sirup ini begitu populer di dalam Dubai kemudian sebagian negara Timur Tengah. “Ini pertama kali populer di tempat India dibawa oleh orang-orang Inggris, lalu dibawa ke Dubai oleh orang-orang India,” kata dia. 

Sejarah Vimto

Dilansir dari laman Nicholsplc.co.uk, minuman ini dibuat oleh John Noel Nichols pada 1908 dalam Manchester, Inggris. Uniknya, ini diciptakan bukanlah sebagai minuman biasa, melainkan minuman herbal yang dimaksud diiklankan untuk memberikan “vim serta kekuatan”. 

Setelah pertama kali diperkenalkan pada luar Inggris, di dalam Guyana pada 1919, Vimto sampai ke India yang dimaksud akhirnya dibawa ke Arab Saudi oleh perusahaan distribusi Aujan pada 1928. Permintaan dalam kawasan Teluk meningkat sampai akhirnya perusahaan distribusi yang dimaksud diberikan izin untuk memproduksinya sendiri di dalam Arab Saudi, menurut laman The National News. 

Entah bagaimana, minuman ini menjadi identik dengan Ramadan dalam kawasan Teluk, tertama pada Arab Saudi juga Uni Emirat Arab.

Faloodah dengan sirop Vimto (Istimewa)

Variasi minuman Vimto 

Kepopuleran Vimto menyebabkan sirop ini muncul pada sejumlah variasi. Salah satunya adalah faloodeh. Kami mencicipinya sebagai salah satu hidangan iftar pada Dubai Souks Iftar Tour sama-sama Frying Pan Adventures. Makanan ini dijajakan di dalam salah satau kios kecil Deira dalam tepi muara atau Dubai Creek.

Faloodeh sebagai mi bihun yang diberi parutan es kemudian topping sirop lalu sajikan pada mangkuk plastik kecil. Rasa sirop yang tersebut berwarna ungu tua ini sangat menonjol, paduan asam serta manis dengan wangi yang dimaksud khas. Tidak belaka Vimto, pilihan lainnya adalah lemon. Namun, varian Vimto lebih banyak disukai. 

Hidangan ini lebih besar cocok dijadikan sebagai makanan penutup lantaran rasanya yang dimaksud manis serta segar, mirip sorbet. Tapi selama Ramadan, warga Dubai menjadikan hidangan ini sebagai salah satu pilihan hidangan menerbitkan puasa.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *