Dinas: Kunjungan wisata ke Dieng tidaklah terdampak larangan tur studi

Bisnis22 Dilihat

kunjungan wisatawan pada libur panjang akhir pekan kemarin yang tersebut berkaitan dengan Hari Raya Waisak, rata-rata mencapai 6.000 penduduk per hari

Banjarnegara – Dinas Peluang Usaha Pariwisata serta Kebudayaan (Dinparbud) Wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah, melakukan konfirmasi larangan kegiatan tur studi yang mana dikeluarkan sebagian pemerintah wilayah tak berdampak terhadap kunjungan wisata ke Banjarnegara, khususnya Kawasan Wisata Dataran Tinggi (KWDT) Dieng.

"Alhamdulillah kunjungan wisata ke Dieng hingga pada waktu ini masih terpantau cukup tinggi," kata Kepala Dinparbud Wilayah Banjarnegara Tursiman di dalam Banjarnegara, Selasa.

Ia mengutarakan wisatawan yang datang ke Dieng tak hanya saja masyarakat umum, juga rombongan pelajar dari bervariasi tempat di luar wilayah Banjarnegara.

Menurut dia, larangan kegiatan tur studi yang disebutkan tidaklah bersifat umum serta bukan diberlakukan ke setiap wilayah sebab setiap wilayah mempunyai kebijakan sendiri.

"Kalau kami dari Dinas Wisata sebenarnya tak boleh ada larangan seperti itu," katanya.

Menurut dia, pokok permasalahan yang mana memunculkan larangan kegiatan tur studi sebenarnya bukanlah pada kebijakan tur studinya, melainkan aspek kelaikan kendaraan yang tersebut digunakan serta sebagainya.

Terkait dengan hal itu, ia mengharapkan kunjungan wisata ke Dieng masih lebih tinggi kemudian terus meningkat khususnya pada masa liburan sekolah.

"Tingginya jumlah agregat wisatawan yang berkunjung ke Dieng juga terlihat dari kunjungan wisatawan pada libur panjang akhir pekan kemarin yang tersebut berkaitan dengan Hari Raya Waisak, rata-rata mencapai 6.000 warga per hari," katanya.

Disinggung mengenai rencana penyelenggaraan Dieng Culture Festival (DCF) XIV Tahun 2024, ia mengutarakan berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Tim Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa, kegiatan yang dimaksud akan dijalankan pada 23-25 Agustus.

Menurut dia, tanggal penyelenggaraan DCF XIV Tahun 2024 yang dimaksud ditetapkan setelahnya pihaknya mendapat kepastian bahwa seluruh proyek penataan KWDT Dieng sudah pernah selesai dilaksanakan pada bulan Juli.

"Mudahan-mudahan cuaca mendukung, di antaranya fenomena frost atau embun beku yang biasa muncul pada puncak musim kemarau diharapkan dapat berubah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan," kata Tursiman.

 

Artikel ini disadur dari Dinas: Kunjungan wisata ke Dieng tidak terdampak larangan tur studi

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *