Donny Kesuma Berpulang, Ketua KONI Marciano Norman: Dia Sosok Atlet Ideal

Berita Olahraga35 Dilihat

IDN Bisnis Jakarta – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menyampaikan duka cita menghadapi wafatnya mantan atlet softball Donny Kesuma, yang merupakan bagian dari kelompok nasional yang tersebut menjuarai SEA Games 1997.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengatakan, dunia olahraga Indonesia diterpa duka dengan meninggalnya mantan atlet yang berposisi pitcher itu akibat penyakit jantung, pada Selasa 19 Maret lalu.

“Saya mengucapkan turut berduka cita yang mana mendalam menghadapi meninggalnya Donny Kesuma. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik pada sisi Allah SWT juga keluarga yang dimaksud ditinggalkan diberikan kekuatan,” kata Marciano di keterangan tercatat dari laman resmi KONI Pusat, Rabu.

Ia mengapresiasi Donny yang digunakan juga orang aktor dengan segudang prestasi serta karya.

Purnawirawan jenderal bintang tiga itu menyampaikan bahwa almarhum merupakan sosok atlet ideal, dikarenakan berprestasi pada pada dan juga luar lapangan.

“Semoga ke depan, akan lahir atlet-atlet softball berprestasi yang mana akan mengharumkan nama Indonesia pada kancah dunia,” ujar dia.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Marciano Norman. TEMPO/Irsyan Hasyim

Ketum KONI Bangka Belitung, Ricky Kurniawan, menyatakan Donny merupakan anggota serta bagian dari keluarga besar KONI provinsi tersebut.

Sosok almarhum dikenal sebagai sosok yang dimaksud selalu berinisiatif menolong tanpa diminta, tidak ada sombong, lalu kerap bercanda.

“Kaget waktu dapat info beliau mendadak gagal jantung, padahal sempat membaik kondisinya, tapi lebih banyak kaget lagi dapat info beliau telah tak ada,” kata Ricky.

Selain menjadi atlet softball, Donny yang kelahiran Bandung pada 6 Juni 1968 itu juga dikenal sebagai aktor yang tersebut mempunyai sejumlah karya sinetron kemudian film.
  
Di antaranya, Hari Berganti Hari (1999), Siti Nurbaya (2004), Jelita & Juwita (2005), Habibi lalu Habibah (2005), Alisha (2007), serta Police 86 (2012). Sedangkan untuk film, pria bertubuh tinggi itu membintangi film Kawin Kontrak 3 (2013), Doea Tanda Cinta (2015), Why Do You Love Me (2023), hingga Mohon Doa Restu (2023).

Bahkan ia masih terlibat film yang dimaksud belum dirilis yakni film terakhir dari trilogi Buya Hamka bersatu aktor kawakan lain, yaitu Vino G. Bastian.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *