Dzikir Setelah Salat Dhuha yang tersebut Dibaca Rasulullah kemudian Keutamaannya

Syariah36 Dilihat

IDN Bisnis Jakarta – Salat Dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang dimaksud dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Salat ini dikerjakan di dalam pagi hari pada waktu matahari mulai naik sepenuhnya hingga menjauhi waktu Dzuhur. Setelah menunaikan salat Dhuha, dianjurkan untuk duduk sejenak lalu membaca dzikir pasca salat Dhuha.

Salat Dhuha mempunyai berbagai sekali keutamaan bagi umat Islam salah satunya menjadi jalan pembuka pintu rezeki yang tersebut luas. Selain itu, kaum muslimin yang menunaikan salat Dhuha akan dibangunkan rumah di dalam surga oleh Allah SWT.

Dzikir pasca salat Dhuha juga menjadi bentuk rasa syukur untuk Allah SWT melawan nikmat sehat serta kesempatan untuk beribadah yang tersebut diberikan-Nya. Dengan berdzikir, seseorang senantiasa mengingat dan juga memuji nama Allah SWT.

Bacaan Dzikir Setelah Salat Dhuha

Banyak kalimat dzikir yang dimaksud diucapkan Nabi Muhammad setelahnya menunaikan salat dhuha. Berikut adalah bacaan dzikir pasca salat dhuha yang dimaksud dibaca Rasulullah dilansir dari laman NU Online.

  1.     Membaca istigfar sebanyak tiga kali.
  2.     Membaca dzikir setelahnya salat Dhuha berikut ini.

 Astaghfirullahaladzim Alladzi Lailaha Illa Huwal Hayyul Qoyyum Waatubu Ilaihi

Artinya: Aku memohon ampun terhadap Allah Yang Maha Besar, yang dimaksud tidak ada ada Tuhan selain Dia, Yang senantiasa hidup lagi yang mana mengurus segala sesuatu sendiri, serta aku bertaubat kepada-Nya.

  1.     Kemudian dilanjutkan dengan membaca dzikir berikut.

Allahuma antassalaamuwaminkassalam tabaa roktanyaadaljalliwalikroom

Artinya: Ya Allah, Engkaulah as-salam (yang mempunyai kesejahteraan) kemudian dari-Mu pula kesejahteraan. Maha Berbahagia Engkau wahai Tuhan yang dimaksud mempunyai kebesaran lalu kemuliaan.

Doa Setelah Salat Dhuha

Setelah selesai membaca dzikir, dianjurkan untuk membaca doa setelahnya salat dhuha agar Allah mengabulkan permintaan kita. Berikut adalah bacaan doa pasca salat dhuha.

   

Allâhumma innad dhuhâ’a dhuhâ’uka, wal bahâ’a bahâ’uka, wal jamâla jamâluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ‘ishmata ishmatuka. Allâhumma in kâna rizkî fis samâ’i, fa anzilhu. Wa in kâna fil ardhi, fa akhrijhu. Wa in kâna mu‘siron, fa yassirhu. Wa in kâna harâman, fa thahhirhu. Wa in kâna ba‘idan, fa qarribhu bi haqqi dhuhâ’ika, wa bahâ’ika, wa jamâlika, wa quwwatika, wa qudratika. Âtinî mâ âtaita ‘ibâakas shâlihîn. Allâhumma bika ushâwilu, wa bika uhâwilu, wa bika uqâtilu. Rabbighfir lî, warhamnî, watub ‘alayya. Innaka antat tawwâbur rahîm.   

Artinya: Tuhanku, sungguh waktu dhuha adalah milik-Mu. Yang ada semata-mata keagungan-Mu. Tiada lagi selain keindahan-Mu. Hanya ada kekuatan-Mu. Yang ada hanya sekali kuasa-Mu. Tidak ada yang dimaksud lain kecuali lindungan-Mu. Tuhanku, kalau rezekiku dalam langit, turunkanlah. Kalau berada di area bumi, keluarkanlah. Kalau sulit, mudahkanlah. Kalau haram, gantilah jadi yang mana suci. Bila jauh, dekatkanlah dengan hakikat dhuha, keagungan, kekuatan, kekuasaan-Mu. Tuhanku, berikanlah aku apa yang mana Kau anugerahkan terhadap hamba-hamba-Mu yang digunakan saleh. Tuhanku, dengan-Mu aku bergerak. Dengan-Mu aku berusaha. Dengan-Mu, aku berjuang. Tuhanku, ampunilah segala dosaku. Turunkan rahmat-Mu kepadaku. Anugerahkanlah tobat-Mu untukku. Sungguh Engkau maha penerima tobat, lagi maha penyayang.

RIZKI DEWI AYU

Pilihan Editor: 7 Keutamaan Salat Dhuha, Begini 12 Tata Caranya

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *