Ekonom: Meniadakan Model Jual-Beli Listrik dari PLTS Atap tepat

Bisnis4 Dilihat

IDN Bisnis sudah ada tepat lantaran tiada merugikan negara kemudian warga umum

Jakarta – Ekonom Konstitusi Defiyan Cori menyatakan langkah pemerintah yang dimaksud akan meniadakan skema jual-beli (ekspor-impor) daya listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap sebagai kebijakan yang dimaksud tepat.

"Persetujuan pemerintah terkait dengan penghapusan klausul paling krusial, yakni jual-beli daya listrik, melalui revisi Peraturan Menteri Energi lalu Informan Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 26 Tahun 2021, telah tepat lantaran tidak ada merugikan negara kemudian warga umum,” kata Defiyan di area Jakarta, Jumat.

Dia menyebutkan salah satu pasal krusial yang dimaksud dianggap tepat adalah penghapusan klausul yang mana sebelumnya mewajibkan transaksi pembelian daya (ekspor-impor) dari PLTS Atap.

"Jika aturan jual-beli yang disebutkan masih berlaku, itu pasti tidaklah masuk akal,” kata Defiyan pada keterangannya.

Untuk itu, lanjutnya, penduduk yang dimaksud memasang PLTS Atap harus menghitung sejak awal berapa permintaan daya yang tersebut diperlukan.

Jika di area masa mendatang ada konsumen yang dimaksud kelebihan penyelenggaraan lalu mengirimkannya ke jaringan PLN, menurut dia, merekan tiada akan mendapatkan kompensasi sebagai pengurang biaya tagihan listrik.

Meskipun begitu, revisi Permen ESDM 26/2021 yang disebutkan masih memberikan izin bagi warga konsumen Rumah Tangga lalu Industri untuk menggunakan listrik yang dimaksud dihasilkan oleh PLTS Atap, dengan persyaratan sesuai dengan kapasitas yang tersebut dipasang.

Defiyan berharap kebijakan yang digunakan tepat juga dapat dilaksanakan terhadap skema "power wheeling" yang digunakan diisukan akan masuk ke di Rancangan Undang-Undang Daya Baru dan juga Tenaga Terbarukan (RUU EBET).

Kebijakan tersebut, tambahnya, akan melindungi sikap BUMN sebagai pemegang mandat negara berhadapan dengan sektor ketenagalistrikan demi menggalang kepentingan hajat hidup masyarakat.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *