Ekonom UI: Hutan kemudian tambang bisa saja dongkrak perkembangan perekonomian di dalam DOB

Finansial51 Dilihat

IDN Bisnis Kita tahu Papua itu kaya dengan hutan juga hasil tambang. Nah, ini mampu menjadi pendorong pertama…..

Jakarta – Ekonom Makroekonomi juga Pasar Keuangan LPEM FEB Universitas Indonesia Teuku Riefky menyatakan bahwa sektor perhutanan lalu pertambangan dapat menjadi pendongkrak utama peningkatan kegiatan ekonomi pada 2024 di area empat Daerah Otonom Baru (DOB) di dalam Papua.

“Kita tahu Papua itu kaya dengan hutan lalu hasil tambang. Nah, ini bisa jadi menjadi pendorong pertama, tapi kemudian pendorong ini perlu didukung dengan aktivitas-aktivitas dunia usaha lainnya,” ujar Teuku Riefky melalui instruksi singkat untuk ANTARA yang diterima di tempat Jakarta, Selasa.

Ia menyatakan bahwa semua aktivitas dunia usaha yang dimaksud menopang kedua sektor yang disebutkan mempunyai prospek untuk dikembangkan pada empat DOB yang tersebut terbentuk pada 2022 itu.

Untuk memulai pembangunan aktivitas usaha juga konsumen pada area tersebut, Riefky menyatakan bahwa hal yang perlu dilakukan pemerintah adalah menyusun juga mengimplementasikan program-program pendukung.

Namun, beliau mengakui bahwa dibutuhkan waktu bagi keempat wilayah baru yang disebutkan untuk dapat menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

“Wilayah ini kan baru sehingga kemungkinan butuh waktu agar dampak programnya terlihat menurut bilangan bulat perkembangan ekonomi,” ujarnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dimaksud dirilis Hari Senin (5/2), Papua Tengah merupakan DOB yang memiliki pertumbuhan perekonomian tertinggi sepanjang 2023, yaitu 5,95 persen.

Sementara itu, Papua Pegunungan mengalami perkembangan sebesar 4,78 persen, Papua Selatan 4,27 persen, sedangkan Papua Barat Daya 1,82 persen.

 

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *