Enam negara CTI-CFF sinergi pertahankan sumber daya laut lalu pesisir

Bisnis13 Dilihat

Kemitraan multilateral yang tersebut luar biasa ini menangani isu-isu penting seperti keamanan pangan, pembaharuan iklim, dan juga keanekaragaman hayati laut

Manado –

Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, kemudian Timor-Leste, yang tergabung pada Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) bekerja identik untuk mempertahankan sumber daya laut lalu pesisir.

 

"Kemitraan multilateral yang dimaksud luar biasa ini menangani isu-isu penting seperti keamanan pangan, pembaharuan iklim, dan juga keanekaragaman hayati laut," kata Direktur Eksekutif CTI-CFF Dr Frank Keith Griffin ketika konferensi pers dalam Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat.

 

Segitiga terumbu karang atau Coral Triangle adalah pusat hidup laut planet yang dimaksud mencakup sekitar 6 jt kilometer persegi lautan dalam enam negara pada Asia-Pasifik, Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon, dan juga Timor-Leste.

 

Frank menyatakan segitiga terumbu karang bermetamorfosis menjadi rumah bagi 76 persen spesies terumbu karang yang dikenal di dunia. Selain itu juga menjadi rumah bagi 37 persen spesies ikan terumbu karang dunia dan spesies komersial berharga seperti tuna, paus, lumba-lumba, pari, hiu, salah satunya enam dari tujuh spesies penyu laut yang tersebut dikenal di dalam dunia.

 

Sekretariat Daerah CTI-CFF mengumumkan penunjukan Frank Keith Griffin sebagai direktur eksekutif lalu Hanung Cahyono delegasi direktur eksekutif baru. Keahlian juga visi keduanya diharapkan menyebabkan misi CTI-CFF ke tingkat yang dimaksud lebih lanjut tinggi, menyokong praktik dan juga kemitraan berkelanjutan ke wilayah Coral Triangle.
 
Dengan kepemimpinan baru, Sekretariat Wilayah CTI-CFF bekerja lebih banyak erat dengan negara-negara anggota lalu mitra-mitra untuk mewujudkan tujuan inisiatif pemeliharaan segitiga terumbu karang.

 

Sekretariat Daerah CTI-CFF bekerja sebanding dengan pemerintah pusat, otoritas Provinsi (Pemprov) Sulut, dan  Blue Institute, mengumumkan rangkaian acara untuk merayakan Coral Triangle Day 2024.

 

"Gelaran acara acara-acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang menyeimbangkan upaya konservasi laut, dunia usaha biru, lalu partisipasi komunitas lokal pada kegiatan yang dimaksud bermakna," kata Hanung Cahyono.

 

Puncak Hari Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle Day) 2024 akan bermetamorfosis menjadi perayaan besar pada 11-12 Juni 2024 pada Pusat CTI di dalam Kairagi, Manado.

 

Kegiatan ini akan merayakan 15 tahun keberadaan kemudian pencapaian kemitraan antara enam negara, juga akan menampilkan bazar barang laut dari Usaha Kecil dan juga Menengah (UKM).

 

Wakil Presiden (Wapres) RI direncanakan untuk hadir beserta Menteri Koordinator Kemaritiman juga Investasi, Menteri Kelautan lalu Perikanan, dan juga Menteri Perjalanan serta Kondisi Keuangan Kreatif (Menparekraf).
 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini disadur dari Enam negara CTI-CFF sinergi pertahankan sumber daya laut dan pesisir

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *