Erick Thohir menyoroti tantangan kemudian solusi hunian masa depan

Market42 Dilihat

IDN Bisnis ….mendorong agar BTN, PT KAI, Perumnas, lalu PUPR untuk mulai mendirikan hunian vertikal.

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyoroti tantangan hunian pada masa mendatang seiring dengan pertumbuhan penduduk dalam perkotaan yang diprediksi akan terus meningkat.

Erick mengungkapkan bahwa Indonesia pada waktu ini mengalami backlog atau kekurangan perumahan 12,7 jt rumah, juga pembangunan 600.000 unit rumah yang dimaksud sudah ada diadakan ketika ini tak cukup.

“Sebanyak 52 persen penduduk Indonesia itu sekarang di area perkotaan, bukan lagi dalam pedesaan. 600 ribu rumah tidak ada cukup hari ini, oleh sebab itu permintaan rumah pada waktu ini sudah ada 12,7 juta. Angka 1 juta-1,5 jt (rumah) ke depan ini harus jadi terobosan,” kata Erick pada peluncuran logo baru Bank Tabungan Negara (BTN), di dalam Jakarta, Minggu.

Erick mengungkapkan bahwa BTN sebagai bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) harus menjadi solusi hunian anak muda pada masa mendatang sekaligus menjadi lokomotif di merancang biosfer perumahan dalam Indonesia.

Ia menyokong BTN untuk bekerja mirip dengan berbagai pihak, seperti PT Kereta Api Indonesia (Persero), Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas), dan juga Kementerian Pekerjaan Umum lalu Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mencari lahan-lahan potensial untuk perkembangan perumahan.

Erick juga memacu agar BTN, PT KAI, Perumnas, juga PUPR untuk mulai merancang hunian vertikal.

Lebih lanjut, ia menyatakan penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) nonsubsidi sebagai salah satu solusi untuk mengatasi backlog perumahan pada Indonesia. Menurutnya, menunda jangka waktu KPR nonsubsidi dari 20 tahun menjadi 30 tahun juga mampu menjadi salah satu solusi.

“Misalnya, mortgage atau pinjaman perumahan diperpanjang dari 20 ke 30 tahun … sekarang kan rata-rata bunga subsidi terlunasi 9-10 tahun. Artinya apabila mortgage diperpanjang, bunga subsidinya dapat tepat waktu 10 tahun," ujarnya,

"Ini akan jadi hal yang tersebut positif. Artinya pada tahun ke-11 sampai 30 cicilannya akan lebih besar ringan lagi," katanya pula.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *