Garuda Nusantara angkat mantan KSAU Fadjar Prasetyo jadi Komut

Bursa22 Dilihat

DKI Jakarta –

PT Garuda Negara Indonesia Tbk (GIAA) di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui pengangkatan purnawirawan TNI AU sekaligus mantan Kepala Staf TNI Angkatan Atmosfer (KSAU) Fadjar Prasetyo sebagai Komisaris Utama perseroan.

Direktur Utama GIAA Irfan Setiaputra di konferensi pers setelahnya RUPST di dalam Jakarta, Rabu, menjelaskan para pemegang saham menyetujui pengangkatan Fadjar Prasetyo sebagai Komisaris Utama menggantikan Timur Sukirno.

Kemudian, Timur Sukirno dialihkan menjabat sebagai Komisaris Independen, yang sebelumnya dijabat oleh Thomas Oentoro.

Pada jajaran direksi, Irfan menjelaskan para pemegang saham menyetujui pengangkatan Enny Kristiani sebagai Direktur Human Capital and Corporate Service, menggantikan Salman El Farisiy yang mana meninggal pada 1 Januari 2024 lalu.

"Sebelumnya Bu Enny adalah Dirut (Direktur Utama) anak usaha, jadi bisa saja berlangsung dengan smooth dan juga beliau sendiri adalah ordal (orang dalam) selama ini karier beliau di dalam Garuda. Kita harap beliau berpengalaman lalu bisa saja meningkatkan peningkatan ke Garuda," ujar Irfan.

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris juga Dewan Direksi Garuda Nusantara pada waktu ini, diantaranya :

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Fajar Prasetyo
Komisaris : Chairal Tanjung
Komisaris Independen : Timur Sukirno
 
Dewan Direksi
Direktur Utama : Irfan Setiaputra
Direktur Keuangan kemudian Manajemen Risiko : Prasetio
Direktur Layanan juga Niaga : Ade R Susardi
Direktur Teknik : Rahmat Hanafi
Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea.
Direktur Human Capital lalu Corporate Service: Enny Kristiani

Dalam RUPST, Garuda Negara Indonesia memutuskan untuk tak melakukan pembagian dividen terhadap para pemegang saham, dikarenakan masih fokus untuk memperbaiki status ekuitas.

Pada tahun 2023, perseroan mencatatkan laba tahun berjalan senilai 251,99 jt dolar Amerika Serikat (AS), yang mana ditopang oleh pendapatan yang mana juga meningkat 40 persen (yoy) bermetamorfosis menjadi 2,94 miliar dolar Amerika Serikat dari tahun sebelumnya 2,1 miliar dolar AS.

 
Adapun, pendapatan perseroan tercatat meningkat sekitar 40 persen (yoy) bermetamorfosis menjadi 4,2 miliar dolar Amerika Serikat pada tahun 2023.

Artikel ini disadur dari Garuda Indonesia angkat mantan KSAU Fadjar Prasetyo jadi Komut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *