Google Hentikan Fitur Pembuatan Gambar di dalam Gemini Imbas Bias di tempat Tokoh Sejarah Amerika

Techno50 Dilihat

IDN Bisnis JakartaGoogle menghentikan layanan pembuatan gambar di tempat Gemini–chatbot Kecerdasan Buatan miliknya yang digunakan dulu bernama Bard. Keputusan ini berawal dari kesalahan Gemini pada memunculkan gambar untuk tokoh-tokoh bersejarah di area Amerika Serikat.

Insiden ini bermula dari pengguna Gemini yang tersebut memohonkan fasilitas kecerdasan buatan Google itu untuk menggambarkan tokoh bersejarah Amerika Serikat (Founding Father) lalu tentara Jerman era Nazi. Gemini berhasil menciptakan gambar yang dimaksud diminta oleh pengguna, namun hasil dari gambar yang disebutkan menuai kritikan dari kelompok sayap kanan Amerika Serikat.

Mereka menilai kalau Gemini bukan menjunjung nilai keberagaman, oleh sebab itu gambar yang tersebut mereka hasilkan belaka memuat orang epidermis hitam saja. “Kami menyadari bahwa Gemini tiada akurat di beberapa pembuatan gambar historis,” kata Google dalam media sosial X.

Pernyataan itu sekaligus memuat informasi kalau fasilitas kecerdasan buatan Gemini akan segera dibatasi izinnya, khususnya ketika memproduksi gambar yang berisiko memuat kekeliruan.

Permintaan maaf secara resmi juga disampaikan oleh Wakil Presiden Senior Google, Prabhakar Raghavan. Ia mengakui kalau Gemini sudah pernah keliru pada menciptakan gambar yang tersebut diminta oleh pengguna.

“Gemini untuk selanjutnya akan lebih tinggi berhati-hati lalu menolak menjawab pertanyaan sensitif,” kata Raghavan, disitir Tempo dari laporan THE VERGE, Senin, 26 Februari 2024.

Selanjutnya, kata Raghavan, Google akan terus menguji kemampuan pembuatan gambar Gemini serta mengevaluasinya. Jika dirasa telah berhasil dengan semestinya, maka Gemini akan membuka kembali layanan pembuatan gambar.

Menurut Raghavan, teknologi kecerdasan buatan tidaklah lepas dari kesalahan di pengoperasiannya. Ia menyampaikan bahwa Google sedari awal telah terjadi mengumumkan kalau Large Language Models di tempat Gemini rentan terhadap kekeliruan atau halusinasi.

“Ada beberapa contoh dalam mana kecerdasan buatan melakukan kesalahan. Ini adalah adalah sesuatu yang digunakan terus kami upayakan untuk ditingkatkan,” kata Raghavan.

Pilihan Editor: Cara Mengetahui Apakah Nomor WhatsApp Kita Disimpan atau Tidak

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *