GOTO dan juga Grab Dikabarkan Mau Merger, Valuasi Tembus Rp312 Ribu Miliar

Bisnis34 Dilihat

IDN Bisnis JAKARTA – Perusahaan pemesanan kendaraan terbesar pada Asia Tenggara, Grab Holdings Ltd. dan juga GoTo Group ( GOTO ) sudah memulai kembali pembicaraan untuk melakukan merger. Langkah itu disebut sebagai sebuah kombinasi potensial yang bertujuan untuk mengatasi kerugian yang mana telah dilakukan dialami oleh kedua perusahaan selama bertahun-tahun, akibat persaingan yang digunakan ketat di dalam antara keduanya.

Melansir Bloomberg, kedua perusahaan yang digunakan juga merupakan pemimpin layanan pesan-antar makanan di dalam wilayah berpenduduk tambahan dari 650 jt orang itu sedang melakukan diskusi awal tentang berbagai skenario terkait merger.

Salah satu opsi potensial yakni, Grab yang digunakan berbasis dalam Singapura mengakuisisi GOTO dengan menggunakan uang tunai, saham, atau kombinasi keduanya. Sumber Bloomberg menambahkan bahwa, perusahaan Indonesia lebih besar terbuka terhadap kesepakatan pasca Patrick Walujo mengambil alih sikap chief executive officer (CEO) tahun lalu.

“Diskusi sudah berlangsung, pemegang saham utama kedua perusahaan membantu kesepakatan, juga telah terjadi menyokong pembicaraan,” kata sumber yang digunakan tiada ingin disebut namanya, diambil dari Bloomberg, hari terakhir pekan (9/2/2024).

Pembicaraan itu mungkin saja tidak ada akan mengarah pada merger besar-besaran atau kesepakatan apapun. Adapun, opsi-opsi yang digunakan telah terjadi dieksplorasi oleh kedua perusahaan juga mencakup pemisahan bursa utama mereka, dengan Grab mendapatkan kendali menghadapi basis di tempat Singapura kemudian beberapa lingkungan ekonomi lainnya, sementara GOTO tetap memperlihatkan memegang kendali pada Indonesia.

Di satu sisi, valuasi akan tetap memperlihatkan menjadi rintangan utama pada setiap kesepakatan, dikarenakan saham GOTO telah lama turun sekitar 30% pada 12 bulan terakhir. Ketakutan lainnya terkait merger ini yakni struktur juga tata kelola kesepakatan

Meski demikian, manusia perwakilan GOTO mengungkapkan bahwa tak ada diskusi seperti itu (merger) yang tersebut terjadi antara perusahaan dengan Grab. Sementara itu, perwakilan Grab menolak berkomentar terkait berita ini.

Sebagaimana diketahui, masing-masing perusahaan mempunyai puluhan jt pengguna layanan transportasi online, dan juga merger dapat membantu mereka itu meninggal tarif serta menemukan sinergi di dalam pasar-pasar besar seperti Indonesia pada mana persaingan telah lama menimbulkan tarif tetap saja rendah. Ukuran yang dimaksud tambahan besar juga dapat membantu entitas gabungan menjadi lebih tinggi kuat pada layanan dengan margin yang digunakan lebih banyak tinggi seperti pembayaran digital dan juga perbankan.

Kesepakatan antara perusahaan-perusahaan internet paling bernilai di area Asia Tenggara, yang digunakan bernilai hampir USD20 miliar atau Rp312 triliun ini akan menghadapi pengawasan ketat dari para regulator. Perusahaan-perusahaan ini jelas merupakan Nomor 1 juga Nomor 2 di dalam negara-negara seperti Indonesia juga Singapura. Dengan melakukan merger, diyakini dapat memberi keduanya tempat dominan dalam beberapa pasar.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *