GT-R akan segera mati, Nissan garap penggantinya

Market13 Dilihat

IDN Bisnis Ibukota Indonesia (ANTARA) – Nissan tak hanya saja mempertimbangkan Xterra baru sebab perusahaan ini juga miliki rencana untuk menyebabkan GT-R dan juga Z baru.

Hal ini tidaklah terlalu mengejutkan di perkara Z akibat mobil sport ini didesain ulang untuk tahun 2023, meskipun sejumlah kemiripan dari pendahulunya. Sedangkan untuk GT-R, ini adalah dinosaurus yang tersebut pertama tiba di dalam Amerika Serikat (AS) untuk model tahun 2009.

Sistem peranti multimedia asteroid dilaporkan akan hadir untuk model yang terakhir, sebab, Wakil Presiden Senior dan juga Kepala Perencanaan Nissan Amerika Ponz Pandikuthira mengkonfirmasi bahwa produksi GT-R akan segera dihentikan, sebagaimana disiarkan laman Carscoops, Hari Jumat (29/3).

Baca juga: Nissan siapkan GT-R edisi khusus Naomi Osaka, cuma 50 unit

Edisi T-Spec Takumi kemudian Skyline yang dimaksud baru-baru ini diperkenalkan akan menjadi perayaan terakhir kemudian perusahaan sebelumnya menyatakan bahwa mereka memberikan penghormatan untuk kendaraan performa yang mana telah dilakukan menjadi papan nama ikonik jajaran Nissan selama beberapa dekade.

Nissan GT-R NISMO (ANTARA/Nissan)

Baca juga: Nissan GT-R50 Italdesign seharga Rp17,5 miliar debut di tempat Amerika Utara

Model ini pada akhirnya akan kembali lalu Pandikuthira mengungkapkan bahwa model ini haruslah sebuah "GT-R yang mana otentik."

Dia melanjutkan dengan mengungkapkan bahwa hal ini mengesampingkan varian listrik sepenuhnya (BEV) sebab akan membutuhkan terlalu banyak kompromi dengan teknologi ketika ini.

Nissan belum menentukan sumber tenaga untuk GT-R berikutnya. Namun, mobil ini diperkirakan akan memanfaatkan wawasan dari partisipasinya pada Formula E, yang mana dianggap sebagai "tempat uji coba" untuk generasi berikutnya dari seri populer ini.

Baca juga: Nissan akan buat GT-R paling powerful

Mengenai bentuknya, Wakil Presiden Senior Nissan untuk Desain Global, Alfonso Albaisa, menyatakan bahwa ini akan menjadi "mobil yang tersebut jelek, mobil yang mengancam". Meskipun desainnya dilaporkan belum ditetapkan, namun tampaknya akan menggabungkan beberapa isyarat gaya klasik termasuk lampu belakang quad.

Hal ini masih samar-samar, begitu pula dengan pandangan untuk generasi Z berikutnya. Beberapa sketsa awal dilaporkan sudah pernah dibuat, tetapi Albaisa menyarankan mobil sport generasi berikutnya harus lebih tinggi progresif atau menata ulang 240Z.

Mobil ini kemungkinan besar masih jarak jauh sebab Pandikuthira menyarankan V6 3.0 liter twin-turbo model ketika ini seharusnya tak mempunyai kesulitan pada memenuhi persyaratan emisi di siklus hidupnya.

Hal ini menunjukkan bahwa Z berikutnya mungkin saja akan menggunakan tenaga listrik, namun semata-mata waktu yang akan menjawabnya.

Baca juga: Nissan GTR 2014 dijual 100.590 dolar AS

 

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *