Hindari Impulsive Buying, Manfaatkan Penanaman Modal dengan Layanan Wealth Management BRI

Finansial99 Dilihat

IDN Bisnis Perencanaan keuangan masa depan merupakan hal penting di mencapai financial freedom. Sayangnya, hal ini kerap terkendala dengan perilaku impulsive buying.

Perilaku belanja secara impulsif atau impulsive buying merupakan tren yang mana berbagai terjadi ketika ini. Impulsive buying sendiri merupakan sebuah perilaku dimana seseorang cenderung membeli sesuatu semata-mata berdasarkan keinginan juga tanpa pikir panjang. Biasanya, perilaku ini didasari oleh adanya keinginan semata untuk membeli sebuah barang atau jasa yang sebenarnya tak terlalu dibutuhkan.

Berbagai kemudahan pada berbelanja secara online memacu perilaku impulsive buying ini menjadi tren yang digunakan umum di area rakyat pada waktu ini. Apalagi, banyaknya diskon dan juga penawaran yang ada semakin memacu orang-orang untuk membeli barang hanya sekali berhadapan dengan dasar keinginan kemudian tidak sebab kebutuhan. Mereka cenderung berpikir bahwa diskon atau penawaran yang disebutkan belum tentu datang lagi pada kemudian hari.

Padahal faktanya, perilaku impulsive buying ini justru dapat memberikan dampak negatif pada pelakunya.  Apalagi jikalau kebiasaan belanja impulsif ini dijalankan secara terus menerus, hal ini bisa jadi mengakibatkan pemborosan yang mana tentunya dapat mengancam kemampuan fisik finansial.

Tidak hanya sekali mempengaruhi kebugaran finansial, perilaku belanja impulsif juga dapat berdampak negatif pada beberapa hal berikut ini.

●      Penumpukan Barang Tidak Terpakai

Kebiasaan belanja secara impulsif sanggup menyebabkan sejumlah barang menumpuk di area rumah. Karena belanja yang tersebut hanya saja didasarkan pada keinginan semata, barang-barang yang dimaksud telah dibeli sanggup jadi tidak ada dibutuhkan atau hanya saja terpakai sekali sehingga barang yang mana lainnya akan mubazir.

●      Rentan Terjerat Pinjaman

Perilaku belanja impulsif mampu menyokong pelakunya untuk mengambil jalan pintas dengan pinjaman. Apabila dijalankan secara terus menerus juga kemampuan finansial tidak ada mencukupi, tidak tak kemungkinan besar pelaku impulsive buying ini mampu terjerat pinjaman atau kredit.

●      Sulit Merencanakan Keuangan untuk Masa Depan

Belanja secara impulsif ini cenderung menyebabkan pelakunya semakin boros. Mereka rela menghabiskan uang untuk belanja hal-hal tidak ada penting yang tersebut sebetulnya bukan terlalu dibutuhkan. Hal inilah yang digunakan pada akhirnya menghasilkan pengeluaran utama harus rela dikorbankan demi keinginan sesaat. Tak heran, perilaku ini pun memproduksi pelakunya akan kesulitan mengalokasikan dana untuk masa depan.

Pentingnya Penanaman Modal untuk Terhindar dari Kesulitan Finansial oleh sebab itu Impulsive Buying

Anda tentu sekadar harus menghindari perilaku impulsive buying agar kondisi finansial Anda masih terjaga kemudian stabil. Salah satu cara menghindarinya adalah dengan memahami kembali definisi keinginan (wants) lalu keperluan (needs). Dengan demikian, Anda mampu membedakan apakah belanja yang mana Anda lakukan berhadapan dengan dasar keperluan atau belaka keinginan semata.

Untuk itulah, penting bagi Anda untuk menyusun skala prioritas sebelum melakukan pembelian barang. Anda dapat menggunakan skala perencanaan keuangan dengan alokasi 40% – 30% – 20% dan juga 10%.

Porsi 40% dapat dialokasikan untuk jenis keperluan rutin, akomodasi kemudian keperluan pokok lainnya. Sebanyak 30% dari dana Anda bisa saja dialokasikan untuk cicilan atau kredit dengan porsi kredit produktif harus tambahan dari 15%. Sebanyak 20% dari dana Anda dapat digunakan untuk proteksi lalu investasi. Sementara itu, 10% sisanya dapat Anda gunakan untuk dana sosial atau bantuan lainnya.

Adapun untuk porsi 20% yang dialokasikan untuk proteksi serta investasi, Anda dapat menggunakan instrumen penanaman modal yang mana ditawarkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. (BRI). Sebagai salah satu lembaga keuangan tepercaya di area Indonesia, hadir dengan beberapa instrumen penanaman modal melalui Layanan Wealth Management BRI.

Layanan Wealth Management BRI Solusi Rencanakan Keuangan Masa Depan

Melalui layanan ini, BRI menyediakan kemudahan pada pengelolaan aset, termasuk konsultasi perencanaan keuangan dan juga investasi, proteksi, juga dana pensiun.

Layanan Wealth Management BRI ini menyediakan beberapa hasil penanaman modal yang bisa saja Anda pertimbangkan untuk membantu merencanakan keuangan Anda pada masa depan. Berikut beberapa instrumen pembangunan ekonomi yang dimaksud tersedia di area Wealth Management BRI.

●      Reksa Dana

Reksa dana merupakan hasil pembangunan ekonomi yang mana dirancang untuk menghimpun dana dari rakyat untuk diinvestasikan ke di portofolio efek oleh Manajer Penyertaan Modal (MI).

Beberapa jenis reksa dana yang tersedia pada layanan BRI Fokus antara lain reksa dana saham, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pangsa uang, reksa dana terproteksi, juga reksa dana penyertaan terbatas (RDPT).

●      Obligasi Ritel

Obligasi Pasar Konsumen (ORI) adalah Surat Berharga Negara (SBN) merupakan obligasi dijual untuk individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui agen penjual di area pangsa perdana dengan jumlah minimum yang sudah pernah ditentukan. Obligasi Perdagangan Eceran (ORI) yang dimaksud tersedia di layanan ini adalah Obligasi Pasar Konsumen seri ORI025-T3 kemudian ORI025-T6 yang tersebut memang benar merupakan seri terbaru yang mana ditetapkan oleh pemerintah. Kedua jenis Obligasi Perdagangan Eceran ini mulai dibuka penawarannya sejak 29 Januari 2024 hingga 22 Februari 2024.

Nasabah BRI Keutamaan dapat melakukan pembelian Obligasi Perdagangan Eceran melalui SBN di tempat BRImo. Selain itu, untuk melakukan pembelian unit Reksa Dana, Anda sanggup melakukannya di area UKER APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana) BRI.

Berbagai instrumen penanaman modal menjanjikan juga tepercaya yang tersedia pada layanan ini diharapkan dapat memproduksi Anda tergerak untuk tidak ada berbelanja impulsif serta mengalokasikan dana Anda untuk merencanakan kemapanan finansial dalam masa depan. Anda sanggup mempercayakan alokasi penanaman modal Anda untuk Layanan Wealth Management BRI.



Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *