Hubungan Memanas, Korut Akhiri Seluruh Kerja Sama Perekonomian dengan Korsel

Bisnis66 Dilihat

IDN Bisnis JAKARTA – Korea Utara (Korut) memilih untuk mengakhiri seluruh perjanjian kerja mirip perekonomian dengan Korea Selatan (Korsel) dikarenakan hubungan antara kedua negara bertetangga ini semakin memanas.

Keputusan terbaru yang disebutkan diambil setelahnya Pyongyang bulan lalu menyatakan Seoul sebagai musuh utama menyingkirkan badan-badan yang dimaksud didedikasikan untuk reunifikasi lalu mengancam akan menduduki Korea Selatan selama perang.

Majelis Rakyat Tertinggi memutuskan membatalkan undang-undang (UU) tentang kerja identik dunia usaha antar-Korea, demikian dilaporkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) diambil dari Al-Jazeera, hari terakhir pekan (9/2/2024).

Hubungan antara kedua negara Korea ini telah lama mengalami kebuntuan dengan proyek-proyek utama yang tersebut ditangguhkan selama bertahun-tahun, sebab Pyongyang meningkatkan inisiatif pengembangan senjatanya dan juga Seoul meningkatkan kerja identik militer dengan Amerika Serikat juga Jepang.

Majelis juga menghapuskan undang-undang tentang pengoperasian proyek pariwisata Gunung Kumgang, yang dimaksud menawarkan wisata kemudian merupakan simbol kerja sebanding kegiatan ekonomi antara kedua belah pihak yang dimaksud dimulai pada awal tahun 2000-an, yang digunakan menarik hampir dua jt pengunjung Korea Selatan. Resor ini dibangun oleh Hyundai Asan Korea Selatan.

Proyek yang dimaksud dihentikan pada tahun 2008 ketika manusia turis Korea Selatan ditembak meninggal oleh penjaga Korea Utara sebab masuk ke zona terlarang.

Resor Gunung Kumgang pernah menjadi salah satu dari dua proyek antar-Korea terbesar, sama-sama dengan zona bidang Kaesong yang tersebut sekarang telah ditutup. Pada masa kejayaannya, kawasan ini menjadi tempat berdirinya pabrik-pabrik dari 125 perusahaan Korea Selatan yang mana mempekerjakan 55.000 pekerja Korea Utara.

Seoul menarik diri dari proyek tersebut, yang tersebut diresmikan pasca KTT antar-Korea tahun 2.000 pada 2016 sebagai tanggapan berhadapan dengan uji coba nuklir juga peluncuran rudal oleh Korea Utara, dengan menyatakan bahwa keuntungan Kaesong membantu mendanai provokasi tersebut.

Tidak Rasional

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *