IFG dorong metamorfosis IKNB melalui tiga inisiatif

Bisnis19 Dilihat

IDN Bisnis Salah satu yang mana sedang kami kembangkan serta perkuat adalah peran perusahaan asuransi dalam sistem ekologi IFG yang dimaksud harus bisa jadi berperan menjadi risk manager partner…

Jakarta – Indonesia Financial Group (IFG), Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, lalu Penyertaan Modal optimistis berkontribusi menjalankan tranformasi pada memulai pembangunan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) melalui tiga inisiatif.

Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko mengungkapkan IFG bertekad menjadi motor penggerak terwujudnya IKNB yang mana kuat, sehat, berkelanjutan, juga berkontribusi positif pada peningkatan dunia usaha Indonesia pada ulang tahunnya yang tersebut keempat.

"Optimisme, kemudian tekad yang disebutkan dapat dicapai oleh sebab itu kami mengedepankan tiga inisiatif untuk meningkatkan kekuatan pengaruh lalu daya saing IFG di area pangsa pada negeri, sekaligus memulai pembangunan fondasi yang digunakan kokoh di hal keberlanjutan bidang usaha yang sehat lalu berkelanjutan melalui pengembangan yang dimaksud terukur, model industri yang tersebut solid, dan juga pengelolaan manajemen risiko yang mana tepat," ujar Hexana melalui keterangan dalam Jakarta, Senin.

Hexana menjelaskan, tiga inisiatif utama tersebut, pada antaranya adalah meningkatkan pangsa bursa kegiatan bisnis asuransi umum dan juga menjadi market leader nomor satu pada lini bidang usaha yang mana ditargetkan.

Hal ini dapat dicapai dengan mengandalkan sinergi antar anggota holding, yang tersebut pada waktu ini telah lama memposisikan IFG sebagai perusahaan asuransi non jiwa terbesar di tempat Indonesia.

Lebih lanjut, inisiatif kedua adalah menjamin industri yang menguntungkan lalu berkelanjutan melalui penetapan sasaran terkait metamorfosis model kegiatan bisnis serta pengembangan untuk seluruh anggota holding.

Dalam upaya untuk beradaptasi dengan inovasi cepat pada industri, IFG mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengubah model usaha dengan memperkenalkan perubahan yang tersebut relevan.

"Salah satu yang sedang kami kembangkan serta perkuat adalah peran perusahaan asuransi di tempat ekosistem IFG yang dimaksud harus mampu berperan menjadi risk manager partner bagi mitra maupun nasabahnya," kata Hexana.

Selain sebagai risk manager partner, pembaharuan lain adalah implementasi preferred partnership bancassurance untuk anggota holding yang mana bergerak di dalam asuransi jiwa, lalu penerbitan produk-produk di tempat anggota holding pangsa modal serta pembangunan ekonomi yang mana dapat memberikan solusi tepat lalu nilai tambah berdasarkan keinginan nasabah.

Sementara itu, inisiatif ketiga adalah menjamin operational excellence dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pasalnya, operational excellence merupakan permintaan dasar pada berkompetisi dalam pangsa serta mencapai perkembangan industri yang dimaksud berkelanjutan.

Tahun ini IFG akan melakukan digitalisasi proses industri yang mana terintegrasi di dalam habitat IFG, sehingga IT dapat menjadi pendorong utama untuk meningkatkan daya saing serta sumbangan IFG terhadap IKNB.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *