IHSG akhir pekan ditutup menguat dipimpin sektor kondisi tubuh

Bursa41 Dilihat

IDN Bisnis Ibukota – Angka Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Hari Jumat sore ditutup menguat dipimpin oleh saham- saham sektor kesehatan.

IHSG ditutup menguat 11,79 poin atau 0,16 persen ke tempat 7.350,14. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,96 poin atau 0,20 persen ke kedudukan 996,73.

“Penutupan IHSG hari ini bergerak menguat pasca seharian berada pada teritori negatif, penguatan IHSG ini didukung oleh penguatan dari IDX Techno juga IDX Health juga beberapa emiten perbankan seperti BBTN yang mana mencatatkan penguatan cukup signifikan," ujar Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana alias Didit pada waktu dihubungi oleh ANTARA di area Jakarta, Jumat.

Didit melanjutkan, penguatan IHSG di tempat akhir pertemuan ini berkebalikan dengan pergerakan bursa regional Asia yang mana cenderung tertekan, lalu secara teknikal kami perkirakan pergerakan IHSG masih tertahan oleh MA20-nya.

Dari pada negeri, pada pekan ini Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate masih 6 persen pada Maret 2024, suku bunga Deposit Facility tetap saja di area kedudukan 5,25 persen kemudian Lending Facility sebesar 6,75 persen.

Dari mancanegara, The Fed pada pernyataan resminya mengungkapkan pemangkasan suku bunga tak layak diadakan selama mereka itu belum meyakini apabila naiknya harga bergerak ke arah 2 persen.

Kebijakan baru The Fed ini menggambarkan kenaikan harga masih berpotensi "meningkat", sehingga para pengambil kebijakan mengindikasikan pemangkasan suku bunga pada akhir 2024.

Dibuka melemah, IHSG betah pada teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada pembukaan kedua, IHSG bergerak ke zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Angka Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat yaitu dipimpin sektor kondisi tubuh yang tersebut naik sebesar 1,53 persen, disertai sektor teknologi dan juga sektor transportasi & logistik yang tersebut masing-masing naik 1,32 persen kemudian 1,24 persen.

Sedangkan lima sektor terkoreksi dimana sektor energi turun paling di minus 0,46 persen, dihadiri oleh sektor properti dan juga sektor sektor yang mana masing-masing minus 0,33 persen kemudian 0,32 persen.

Saham-saham yang mana mengalami penguatan terbesar yaitu IRRA, KAEF, BBTN, BIKE lalu WAPO. Sedangkan saham-saham yang tersebut mengalami pelemahan terbesar yakni RSCH, PTMP, LMAX, TINS, dan juga VISI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.046.098 kali proses dengan jumlah total saham yang diperdagangkan sebanyak 15,14 miliar lembar saham senilai Rp9,96 triliun. Sebanyak 243 saham naik, 267 saham menurun, lalu 253 tiada bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 72,69 poin atau 0,18 persen ke 40.888,39, indeks Hang Seng melemah 363,62 poin atau 2,16 persen ke 16.499,47, indeks Shanghai melemah 29,08 poin atau 0,95 persen ke 3.048,03, juga indeks Strait Times melemah 2,40 poin atau 0,07 persen ke 3.217,96.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *