IHSG diprediksi mendatar seiring bursa cermati cadangan devisa RI

Bursa18 Dilihat

IHSG berpeluang sideways (mendatar) pada perdagangan hari ini

Jakarta – Angka Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Negara Indonesia (BEI) pada Rabu diperkirakan melakukan pergerakan mendatar seiring pelaku bursa mencermati rilis cadangan devisa Nusantara periode April 2024.

IHSG dibuka menguat 5,85 poin atau 0,08 persen ke sikap 7.129,45. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Angka LQ45 naik 0,88 poin atau 0,10 persen ke sikap 898,90.

“IHSG berpeluang sideways (mendatar) pada perdagangan hari ini,” sebut Tim Penelitian Lotus Andalan Sekuritas di kajiannya ke Jakarta, Rabu.

Dari pada negeri, Bank Indonesia (BI) akan merilis cadangan devisa Tanah Air periode April 2024 pada hari ini Rabu, yang diperkirakan akan terkuras jarak jauh tambahan besar dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal yang dimaksud dikarenakan rupiah telah dilakukan tertekan sebesar 2,6 persen sepanjang April 2024 lalu menyentuh level terlemah di empat tahun terakhir dalam level Rp16.260 per dolar Amerika Serikat (AS).

Selain itu, Pemuka BI Perry Warjiyo akan mengatur taklimat media dengan topik perkembangan dunia usaha terkini, yang mana mendebarkan ditunggu apakah Perry akan memberikan ilustrasi terkait kebijakan moneter serta makroprudensial ke depan.

Dari Asia, Administrasi Valuta Eksternal Negara (SAFE) China merilis cadangan devisa periode April 2024 yang mana sebesar 3,201 triliun dolar Amerika Serikat pada akhir April, merosot sebesar 44,8 miliar dolar Amerika Serikat atau 1,38 persen dibandingkan akhir Maret.

Pada Kamis (9/5/2024), China akan merilis neraca perdagangan periode April 2024 lalu data ekspor juga impor, yang mana mana surplus perdagangan China turun bermetamorfosis menjadi 58,55 miliar dolar Amerika Serikat pada Maret 2024 dibandingkan sebesar 78,43 miliar dolar Negeri Paman Sam pada periode yang tersebut mirip tahun sebelumnya.

Sementara itu, bursa saham Negeri Paman Sam Wall Street ditutup variatif pada perdagangan kemarin, pemodal belum mengawasi kemungkinan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada tahun ini, sedangkan kebangkitan dolar Amerika Serikat mengambil bagian berubah jadi faktor penekan.

Angka Dow Jones ditutup menguat 0,08 persen di level 38.884,26, indeks S&P 500 ditutup naik 0,13 di dalam level 5.187,70, sedangkan Nasdaq terkoreksi 0,10 persen dalam level 16.332,55.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Hang Seng menguat 93,29 poin atau 0,50 persen ke 18.572,66, indeks Shanghai melemah 4,70 poin atau 0,15 persen ke 3.143,03, kemudian indeks Straits Times melemah 28,96 poin atau 0,88 persen ke 3.271,07.

Sementara itu, indeks Nikkei (Jepang) libur memperingati hari libur nasional negara tersebut.

Artikel ini disadur dari IHSG diprediksi mendatar seiring pasar cermati cadangan devisa RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *