IHSG diprediksi mendatar seiring ‘wait and see’ kebijakan The Fed

Investasi31 Dilihat

IHSG cenderung ‘wait and see’ menanti kepastian dari kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS),

Jakarta –

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu diperkirakan melakukan pergerakan mendatar seiring pelaku pangsa bersikap 'wait and see' terhadap kebijakan suku bunga The Fed.

IHSG dibuka menguat 28,62 poin atau 0,40 persen ke tempat 7.153,77. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Skala LQ45 naik 5,77 poin atau 0,65 persen ke tempat 898,49.

"IHSG cenderung 'wait and see' menanti kepastian dari kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS)," sebut Tim Penelitian Lotus Andalan Sekuritas di kajiannya ke Jakarta.

Dari di negeri, para pelaku bursa mencatatkan net buy senilai Rp488,05 miliar di dalam seluruh pasar.

Di lain sisi, IHSG yang dimaksud telah terjadi menguat selama empat hari beruntun menyebabkan bursa cenderung merealisasikan keuntungan mereka pada beberapa saham.

Sementara itu, rupiah melemah terhadap dolar AS, ditutup melemah 0,43 persen dalam bilangan bulat Rp16.390 per dolar ASA pada Selasa (02/07), yang mana mematahkan tren penguatan yang tersebut berjalan tiga hari beruntun.

Dari mancanegara, pelaku lingkungan ekonomi pada waktu ini sedang menanti pidato Jerome Powell pada acara Diskusi Panel Kebijakan oleh Diskusi Bank Sentral Eropa (ECB) tentang Bank Sentral 2024 di dalam Sintra, Portugal.

Cukup penting diperhatikan bagaimana komentar Powell terhadap status ekonomi global terkini dan juga prospek kebijakan moneter The Fed mendatang, khususnya memasuki semester II- 2024 telah semakin dekat dengan pilpres AS.

Menjelang FOMC Minutes biasanya market juga akan cenderung lebih tinggi volatile, lantaran market menghadapi ketidakpastian lagi dari The Fed yang mana menciptakan pelaku pangsa wait and see.

Sementara itu, bursa saham utama Amerika Serikat Wall Street ditutup lebih besar membesar pada Selasa (02/07), yang dimaksud didorong oleh kenaikan Tesla lalu saham-saham pertumbuhan Mega Cap.

Angka Dow Jones Industrial Average naik 162,33 poin atau 0,41 persen ditutup pada 39.331,85, indeks S&P 500 naik 33,92 poin atau 0,62 persen menjadi 5.509,01, dan juga indeks Nasdaq Composite naik 149,46 poin, atau 0,84 persen berubah menjadi 18.028,76.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei menguat 282,19 poin atau 0,70 persen ke 40.356,89, indeks Hang Seng menguat 57,17 poin atau 0,32 persen ke 17.826,32, indeks Shanghai melemah 8,93 poin atau 0,30 persen ke 2.988,07, serta indeks Straits Times menguat 35,72 poin atau 1,06 persen ke 3.403,62.

Artikel ini disadur dari IHSG diprediksi mendatar seiring ‘wait and see’ kebijakan The Fed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *