IHSG diprediksi variatif di dalam sedang lingkungan ekonomi wait and see data kenaikan harga Negeri Paman Sam

Market13 Dilihat

Ibukota – Ukuran Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa diperkirakan menggerakkan variatif di sedang pelaku bursa bersikap 'wait and see' terhadap rilis data naiknya harga Amerika Serikat (AS).

IHSG dibuka melemah 3,79 poin atau 0,05 persen ke sikap 7.095,52. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Angka LQ45 turun 0,35 poin atau 0,04 persen ke sikap 895,19.

“IHSG hari ini (14/05) diprediksi bergerak mixed (variatif) dalam range 7.020-7.132,” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih di Jakarta, Selasa.

Dari mancanegara, pada pekan ini pelaku bursa mencermati rilis data kenaikan harga Negeri Paman Sam yang tersebut diproyeksikan masih di dalam menghadapi level 3 persen, dari sebelumnya pada Maret 2024 berada pada level 3,4 persen.

Iklim suku bunga tinggi ‘higher for longer’ berpotensi tetap terjadi, apabila naiknya harga masih belum dapat ke target ke level 2 persen.

Dari Asia, Bank Sentral Jepun (BOJ) memberikan nada hawkish dengan menghurangi jumlah total pembelian obligasi pemerintah yang jatuh tempo 5 hingga 10 tahun menjadi 425 miliar yen dari operasi reguler pada April 2024 sebesar 475 miliar yen.

Dari di negeri, IHSG menguat terbatas ditopang oleh sentimen Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) juga dividen.

Selain itu, pelaku pangsa merespon positif kokohnya Ukuran Keyakinan Pengguna (IKK) periode April 2024 yang digunakan tercatat ke level 127,7, atau lebih lanjut lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 123,8.

Akselerasi optimisme konsumen didukung oleh Ukuran Kondisi Kondisi Keuangan Saat Hal ini (IKE) lalu Angka Ekspektasi Pelanggan (IEK), dimana peluang lebaran turut berubah menjadi pendorong solidnya daya beli masyarakat.

Sementara itu, bursa saham Negeri Paman Sam dalam Wall Street melakukan aksi beragam dengan mayoritas melemah pada perdagangan Awal Minggu (13/05). Ukuran Dow Jones melemah 0,21 persen atau 81,33 poin ke 39.431,51, sedangkan indeks S&P 500 terdepresiasi 0,02 persen atau 1,26 poin ke 5.221,42, juga indeks Nasdaq yang digunakan menguat 0,29 persen atau 47,37 poin ke 16.388,24.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei menguat 61,50 poin atau 0,16 persen ke 38.241,00, indeks Hang Seng menguat 39,26 poin atau 0,21 persen ke 19.154,33, indeks Shanghai melemah 2,07 poin atau 0,07 persen ke 3.145,94, juga indeks Straits Times melemah 1,80 poin atau 0,05 persen ke 3.301,85.

Artikel ini disadur dari IHSG diprediksi variatif di tengah pasar wait and see data inflasi AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *