IHSG ditutup menguat pada berada dalam pelemahan bursa kawasan Asia

Bursa23 Dilihat

Sentimen dari pidato beberapa pejabat bank sentral AS, The Fed terus berlanjut

Jakarta – Skala Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesi (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat di berada dalam pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup menguat 77,85 poin atau 1,08 persen ke tempat 7.254,27. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 12,17 poin atau 1,37 persen ke tempat 901,96.

“Sentimen dari pidato beberapa pejabat bank sentral AS, The Fed terus berlanjut," sebut Tim Investigasi Lotus Andalan Sekuritas pada kajiannya ke Jakarta, Selasa.

Dari mancanegara, pidato para pejabat The Fed terkait kebijakan suku bunga kemudian moneter kembali berlanjut pada pekan ini, yang dimaksud mana masih terdapat sembilan pejabat atau anggota The Fed yang tersebut akan berpidato.

Namun demikian, sejauh ini sebagian besar pejabat The Fed masih bersikap hawkish, yang mana potensi penurunan suku bunga semakin menyusut, pangsa memperkirakan 46,5 persen penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bps) pada September 2024.

Kans ini turun dari sebelumnya yang tersebut mencapai 59 persen. Fokus juga tertuju pada menanti rilis data pemuaian pengeluaran pribadi Amerika Serikat periode April 2024 yang mana akan dirilis pada Hari Jumat akhir pekan ini. Pasar memperkirakan naiknya harga PCE Amerika Serikat kali ini kembali mengalami kenaikan sebesar 0,3 persen pada bulan lalu.

Dibuka melemah, IHSG betah pada teritori negatif sampai penutupan pembukaan pertama perdagangan saham. Pada pertemuan kedua, IHSG masih betah ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Skala Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat yaitu dipimpin oleh sektor barang baku sebesar 3,87 persen, disertai oleh sektor energi serta sektor infrastruktur yang tersebut masing- masing turun sebesar 1,67 persen lalu 1,42 persen.

Sedangkan lima sektor terkoreksi yaitu sektor sektor turun paling pada minus 0,82 persen, disertai sektor barang konsumen non primer serta sektor kebugaran yang digunakan minus 1,71 persen lalu minus 0,38 persen.

Saham-saham yang digunakan mengalami penguatan terbesar yaitu PEVE, DATA, WIKA, WIFI dan juga LIVE. Sedangkan saham-saham yang dimaksud mengalami pelemahan terbesar yakni TAXI, BSML, PTMP, AEGS lalu TOSK.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sejumlah 1.065.138 kali kegiatan dengan jumlah total saham yang mana diperdagangkan sejumlah 19,36 miliar lembar saham senilai Rp13,10 triliun. Sebanyak 287 saham naik, 240 saham menurun, lalu 253 tidaklah bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 44,60 poin atau 0,11 persen ke 38,855,39, indeks Hang Seng melemah 6,18 poin atau 0,03 persen ke 18.821,16, indeks Shanghai melemah 14,46 poin atau 0,46 persen ke 3.109,57, lalu indeks Strait Times menguat 11,04 poin atau 0,33 persen ke 3.329,48.

Artikel ini disadur dari IHSG ditutup menguat di tengah pelemahan bursa kawasan Asia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *