IHSG Sesi I Balik Arah Naik 0,69%, Efek Pilpres Satu Putaran?

Market22 Dilihat

IDN Bisnis

Jakarta – Angka Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat pada perdagangan pertemuan I Kamis (21/3/2024), ditopang oleh hasil rekapitulasi Pemilihan Umum (Pemilu) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga ditahannya suku bunga Bank Indonesia (BI) dan juga bank sentral Amerika Serikat (AS).

Hingga pukul 12:00 WIB, IHSG menguat 0,69% ke sikap 7.381,77.Meski menguat, tetapi IHSG masih bertahan dalam level psikologis 7.300.

Nilai proses indeks pada pembukaan I hari ini sudah mencapai sekitar Mata Uang Rupiah 5,3 triliun dengan melibatkan 9,6 miliaran saham yang mana berpindah tangan sebanyak 719.669 kali.

Secara sektoral, sektor teknologi menjadi penopang terbesar IHSG pada pertemuan I hari ini, yakni mencapai 2,14%. Selain itu, sektor unsur baku, properti, kemudian energi juga menopang indeks masing-masing 1,45%, 1,21%, lalu 1,06%.

Beberapa saham turut menjadi penopang IHSG pada sesi I hari ini. Berikut saham-saham yang tersebut menopang IHSG.

EmitenKode SahamIndeks PoinHarga TerakhirPerubahan Harga
GoTo Gojek TokopediaGOTO6,27684,62%
Bank Rakyat Indonesia (Persero)BBRI5,876.1500,82%
Astra InternationalASII5,685.4002,37%
Bank Mandiri (Persero)BMRI4,587.1000,71%
Chandra Asri PacificTPIA4,005.8252,19%
Barito Renewables EnergyBREN3,905.5001,85%
Merdeka Copper GoldMDKA3,682.3905,75%

Sumber: Refinitiv

Sejalan dengan sektor teknologi yang mana menjadi penopang terbesar IHSG dalam pertemuan I hari ini, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) juga menjadi penopang terbesar IHSG yakni mencapai 6,3 indeks poin.

IHSG berhasil berbalik arah ke zona hijau pasca hasil rekapitulasi pemilihan disampaikan oleh KPU pada Rabu di malam hari sekitar pukul 21:00 WIB.

Berdasarkan rekapitulasi penghitungan pengumuman Pemilihan Umum 2024 tingkat nasional yang mana dilaksanakan KPU, Prabowo-Gibran meraih 96.216.691 (58,58%) suara. Disusul pasangan capres dan juga cawapres nomor urut 01, Anies Baswedan kemudian Muhaimin Iskandar, dengan raihan 40.971.906 (24,95%) suara.

Terakhir, pasangan capres juga cawapres nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dengan perolehan 27.050.878 (16,47%) suara. Total pengumuman sah yang digunakan masuk 164.227.475.

Prabowo-Gibran meraih kemenangan dalam 36 provinsi. Sedangkan, pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menang di tempat 2 provinsi. Sementara itu, pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD tidak ada mampu unggul dalam provinsi mana pun.

Dari pemilihan legislatif, PDI-Perjuangan (PDIP) menang dengan perolehan pernyataan 25.387.279 atau 16,73%. Di tempat kedua ditempati Partai Golkar serta kemudian disusul oleh Partai Gerindra.

Hasil rekapitulasi pengumuman ini telah komplit dari 38 provinsi di tempat Indonesia. Dua provinsi terakhir yang tersebut diadakan rekapitulasi pendapat adalah Papua dan juga Papua Pegunungan.

Selain itu, IHSG menguat setelahnya Bank Indonesia (BI) dan juga bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) kompak menahan suku bunga acuannya.

Dewan Gubernur Bank Indonesia kembali mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di tempat level 6,00%. Seiring dengan suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan juga suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%.

Keputusan mempertahankan BI-Rate pada level 6,00% itu dikarenakan fokus kebijakan moneter BI pada waktu ini pada stabilitas makro atau pro-stability, yaitu untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah juga langkah pre-emptive dan juga forward looking untuk menjamin kenaikan harga tetap saja terkendali pada sasaran 2,5±1% pada 2024.

Sedangkan The Fed kembali menahan suku bunga acuan pada level 5,25-5,50% untuk kelima kalinya secara beruntun. The Fed juga menegaskan jikalau mereka akan menanti lebih besar berbagai data pendukung sebelum memangkas suku bunga acuan.

Keputusan The Fed untuk menahan suku bunga ini telah diekspektasi pelaku pasar.

Seperti diketahui, The Fed mengerek suku bunga sebesar 525 bps sejak Maret 2022 hingga Juli 2023 sebelum menahannya pada September, November, Desember 2023, Januari 2024, kemudian Maret 2024.

The Fed pada pernyataan resminya menyatakan pemangkasan suku bunga tidak ada layak diadakan selama mereka itu belum yakin jikalau kenaikan harga bergerak ke arah 2%.

The Fed menegaskan jikalau mereka itu mempertimbangkan penyesuaian suku bunga dengan menghitung data-data dalam masa mendatang.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

Sanggahan: Artikel ini adalah item jurnalistik berbentuk pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini bukan bertujuan mengundang pembaca untuk membeli, menahan, atau mengedarkan produk-produk atau sektor pembangunan ekonomi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak ada bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang mana timbul dari tindakan tersebut.

Artikel Selanjutnya IHSG Bangkit Lagi, 5 Saham Big Cap Hal ini Jadi Penggeraknya

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *