Indodax: Bitcoin jadi alternatif pembangunan ekonomi pada sedang gejolak sektor ekonomi

Finansial18 Dilihat

IDN Bisnis Saat ini kita memiliki Bitcoin sebagai opsi alternatif dan juga safe haven asset.

Jakarta – Co-Founder sekaligus CTO Indodax William Sutanto memandang bahwa Bitcoin dapat menjadi pilihan alternatif bagi penanam modal yang mencari diversifikasi portofolio dan juga pengamanan terhadap nilai aset merekan di dalam berada dalam kondisi gejolak ekonomi.

"Jika kita meninjau masa lalu, pada ketika terjadi resesi tiada terdapat alternatif yang tersebut memadai. Namun, ketika ini kita memiliki Bitcoin sebagai opsi alternatif juga safe haven asset," kata William di keterangannya yang mana diterima, pada Jakarta, Rabu.

Menurutnya, Bitcoin rutin dianggap sebagai "emas digital", akibat miliki karakteristik yang dimaksud unik. Lebih lanjut, beliau menyatakan bahwa Bitcoin mempunyai keterbatasan pasokan yang dimaksud telah lama ditentukan sebelumnya, sehingga tidaklah terpengaruh oleh kebijakan moneter pemerintah yang digunakan cenderung menyebabkan inflasi. Hal ini menimbulkan Bitcoin menjadi alat penanaman modal yang mana menarik, khususnya di menghadapi resesi ekonomi.

Mengingat Bitcoin mempunyai sifat yang mana terdesentralisasi, William mengungkapkan bahwa aset kripto ini dapat memberikan kebebasan juga kontrol penuh terhadap pengguna berhadapan dengan kekayaan mereka. Tak semata-mata itu, Bitcoin juga dapat menjadi pelindung nilai terhadap pemuaian dan juga devaluasi mata uang fiat.

Dalam beberapa tahun terakhir, kata William, Bitcoin telah lama terbukti sebagai aset yang mana tahan terhadap tekanan dunia usaha global bahkan di dalam sedang kondisi lingkungan ekonomi yang sulit. Sebagai aset digital yang mana dapat diperdagangkan 24 jam di tempat seluruh dunia, Bitcoin juga memberikan fleksibilitas juga aksesibilitas yang mana tinggi bagi penanam modal pada berbagai negara.

William mencontohkan, nilai tukar Bitcoin justru semakin meningkat pada masa pandemi COVID-19. Sementara biaya komoditas penanaman modal lain terpapar atau tergelincir dikarenakan dampak COVID-19.

"Hal ini membuktikan apabila Bitcoin atau aset kripto bukan goyah diterjang krisis global, malah harganya justru meningkat. Maka dari itu banyak orang berlomba-lomba mengamankan uangnya pada crypto exchange seperti Indodax," ujar ia pula.

Ditambah lagi, ujar William pula, ketika ini ada ETF (exchange traded fund) Bitcoin Spot yang digunakan mempermudah Bitcoin untuk ditransaksikan kapan pun dan juga dimana pun, juga menjadikan Bitcoin sebagai komoditas yang diakui secara global.

"Seperti yang digunakan kita ketahui, saat ini nilai tukar Bitcoin sedang bullish dan sudah ada menembus Rp1,1 miliar. Salah satu penyulut kenaikan ini yaitu adanya ETF Bitcoin Spot dan juga momentum halving Bitcoin yang mana ketika ini telah di area depan mata," kata dia.

Merujuk pada program Indodax, William memperkirakan kesempatan halving Bitcoin akan terjadi kurang dari satu bulan. Hal ini, kata dia, menunjukkan bahwa kripto semakin diterima sebagai aset pembangunan ekonomi yang tersebut berlegitimasi juga mempunyai prospek keuntungan yang mana besar.

Dengan semua kemungkinan kemudian keunggulan yang tersebut dimiliki, William menyatakan bahwa Bitcoin dapat menjadi salah satu opsi terbaik bagi para investor, khususnya pemodal di dalam Indodoax, yang dimaksud ingin mengamankan nilai aset dia kemudian mendapatkan keuntungan jangka panjang.

"Namun tetap, jangan FOMO lalu harus DYOR (do your own research) terlebih dahulu sebelum berinvestasi. Para penanam modal dapat mengakses Indodax Academy untuk mencari informasi seputar tren-tren terkini di tempat bidang kripto," kata William lagi.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *