Indodax: Bitcoin mungkin saja sedang berada pada titik rendah sementara waktu

Market17 Dilihat

Kemungkinan akan mengalami kenaikan secara bertahap di beberapa bulan ke depan

Jakarta – ketua eksekutif Indodax Oscar Darmawan menyatakan Bitcoin kemungkinan besar sedang berada pada titik rendah untuk sementara waktu.

"Kemungkinan akan mengalami kenaikan secara bertahap di beberapa bulan ke depan," ungkapnya pada pernyataan resmi pada Jakarta, Selasa.

Dalam beberapa pekan terakhir, pangsa kripto disebut mengalami pembaharuan tarif Bitcoin cukup signifikan.

Pekan ini, nilai tukar Bitcoin mengalami kisaran nilai tukar yang dimaksud cukup lebar dengan biaya terendah mencapai 56,552 dolar Amerika Serikat (AS) pada 1 Mei 2024, dan juga biaya tertinggi mencapai 64,734 dolar Negeri Paman Sam pada 6 Mei 2024. Sementara pada 13 Mei 2024, Bitcoin diperdagangkan pada sekitar biaya 62,761 dolar AS.

Dalam keadaan yang tersebut berfluktuasi, ia menganggap sangat penting untuk memiliki pemahaman mendalam tentang dinamika lingkungan ekonomi kripto kemudian kesadaran akan faktor-faktor yang mana mempengaruhi fluktuasi harga.

"Dengan informasi yang tepat, para penanam modal dapat menciptakan kebijakan penanaman modal yang lebih besar terinformasi kemudian mempersiapkan strategi yang sesuai dengan situasi lingkungan ekonomi yang tersebut dinamis," ujar dia.

Lebih lanjut, Oscar menekankan bahwa Indodax memandang koreksi lingkungan ekonomi sebagai bagian alami dari perjalanan menuju kematangan bursa kripto. Meskipun koreksi biaya sanggup mengakibatkan ketidakpastian sementara, tetapi dapat bermetamorfosis menjadi prospek bagi pemodal yang mana berani memasuki pangsa pada ketika situasi seperti ini.

Dia turut menyoroti beberapa unsur yang mempengaruhi koreksi pasar, seperti musim pajak ke AS, halving Bitcoin, suku bunga, lalu fluktuasi arus masuk ETF (Exchange-Traded Fund).

"Koreksi ketika ini adalah bagian yang dimaksud tak terhindarkan dari perjalanan menuju perkembangan biosfer kripto, pada mana keberanian serta kehati-hatian harus saling beriringan," ucapnya.

Momen pasca halving Bitcoin dipercaya akan meningkatkan nilai tukar Bitcoin secara signifikan, sekalipun kemungkinan akan berjalan penurunan harga jual sementara yang tersebut dikenal sebagai penyesuaian harga. Namun, apa yang dianggap lebih banyak penting adalah miliki trading plan yang matang. Dengan begitu, setiap trader dan juga pemodal sudah ada mengetahui langkah apa yang mana harus diambil ketika harga jual Bitcoin naik maupun turun.

Dalam konteks ini, Oscar menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan momen seperti ini untuk melakukan pembangunan ekonomi dengan teknik Dollar Cost Averaging (DCA) melalui ciri "Investasi Rutin" di Indodax.

"Jika dilihat dari historisnya, setelahnya koreksi Bitcoin akan mengalami kenaikan, kemudian ini adalah kesempatan yang baik bagi para penanam modal kemudian trader untuk memanfaatkan momen buy the dip di biaya yang tersebut rendah," kata pimpinan Indodax.

Artikel ini disadur dari Indodax: Bitcoin mungkin sedang berada di titik rendah sementara waktu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *