Inggris Kecam tanah Israel dikarenakan Blokir Bantuan ke Wilayah Gaza

Market40 Dilihat

IDN Bisnis LONDON – Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris David Cameron menuduh negara Israel menghambat aliran bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Dalam surat yang dimaksud ditujukan untuk Alicia Kearns, ketua Komite Pemilihan Urusan Luar Negeri Inggris, Cameron menyatakan “sangat frustrasi” sebab bantuan kemanusiaan ke Wilayah Gaza “secara rutin ditunda mengawaitu izin Israel”.

Dia juga menentang klaim yang tersebut dibuat mantan juru bicara tanah Israel Eylon Levy, yang dimaksud sudah pernah diskors, mengenai penutupan penyeberangan Karm Abu Salem (Kerem Shalom) pada Kawasan Gaza selatan pada Hari Sabtu menghadapi permintaan PBB.

Penangguhan Levy terjadi menyusul perselisihan rakyat dengan Cameron di area X. Menteri luar negeri Inggris itu memohonkan tanah Israel mengizinkan lebih banyak berbagai truk bantuan masuk ke Gaza, yang mana ditanggapi oleh Levy, “Saya harap Anda juga sadar bahwa TIDAK ada batasan untuk masuknya makanan, air, serta obat-obatan, atau peralatan pemeliharaan ke Gaza, juga faktanya kapasitas penyeberangan yang disebutkan LEBIH BANYAK.”

“Uji kami. Kirim 100 truk lagi setiap hari ke Kerem Shalom serta kami akan mengirimkannya,” papar dia.

Cameron menulis pada suratnya tertanggal 15 Maret, “Sebagai tanggapan berhadapan dengan klaim juru bicara Israel, saya dapat mengonfirmasi bahwa PBB tidak ada mengajukan permohonan agar penyeberangan Kerem Shalom ditutup pada hari Sabtu. Berdasarkan pemahaman kami, tanah Israel menutupnya sebab hari Sabat.”

Sejak melancarkan serangan terbarunya di area Wilayah Gaza pada Oktober 2023, tanah Israel sudah pernah memperketat pengepungannya terhadap wilayah kantong yang tersebut terkepung tersebut.

Otoritas tanah Israel menuduh PBB tidak ada mendistribusikan bantuan secara efektif.

Namun, di suratnya, Cameron menyatakan, “Penghalang utama tetaplah penolakan sewenang-wenang oleh pemerintah tanah Israel juga prosedur izin yang tersebut panjang, termasuk beberapa pemeriksaan dan juga bukaan jendela yang dimaksud sempit di dalam siang hari.”

Menekankan pentingnya meningkatkan jumlah agregat truk bantuan yang digunakan memasuki Gaza, beliau mengulangi seruan agar negara Israel mengeluarkan lebih lanjut berbagai visa terhadap staf PBB yang mana diperlukan untuk memperluas distribusi bantuan, kemudian menyoroti Asosiasi Badan Pembangunan Internasional melaporkan tambahan dari 50 permohonan visa yang tersebut tertunda.

Dia menulis, “Penghalang utama adalah penolakan sewenang-wenang oleh pemerintah tanah Israel dan juga prosedur izin yang panjang, termasuk beberapa pemeriksaan kemudian jendela yang terbuka sempit di area siang hari.”

“Saya setuju dengan komite bahwa meningkatkan total truk yang tersebut masuk ke Daerah Gaza adalah hal yang penting. Saya masih sangat prihatin bahwa bantuan apa pun, termasuk bantuan Inggris, terhenti, tertunda, atau ditolak di tempat perbatasan dengan Israel,” ujar dia.

Disclaimer: artikel ini berdasarkan dari rangkuman berbagai sumber
Berita terbaru dan terlengkap hanya ada di IDN Bisnis

Situs ini disponsori oleh: Free Invoice Generator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *